Meski tak diwajibkan, Pertamina tetap jual Premium di 743 SPBU

Saat ini, masih ada sejumlah masyarakat yang masih membutuhkan Premium, meskipun jumlahnya terus menurun. Berdasarkan data, penjualan Premium pada akhir 2017 menurun hingga 50 persen dibandingkan akhir 2016.

Liputan6.com
Oleh Liputan6.com - Reporter
Meski tak diwajibkan, Pertamina tetap jual Premium di 743 SPBU
Pertamina. ©2014 merdeka.com/arie basuki

PT Pertamina (Persero) mengklaim masih menyalurkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium di wilayah Jakarta, Banten dan Jawa Barat. Padahal, perusahaan pelat merah tersebut tidak diwajibkan menjual Premium di Jawa, Madura dan Bali sesuai peraturan yang telah ditetapkan pemerintah.

Unit Manager Communication & CSR MOR III, Dian Hapsari Firasati mengatakan,‎ Pertamina tetap menyediakan Premium di 743 SPBU di wilayah Jakarta, Banten dan Jawa Barat.

"Kami tetap menyediakan Premium untuk masyarakat yang masih menggunakannya‎," kata Dian, saat berbincang dengan Liputan6.com, di Jakarta, Selasa (27/3).

Saat ini, masih ada sejumlah masyarakat yang masih membutuhkan Premium, meskipun jumlahnya terus menurun. Berdasarkan data, penjualan Premium pada akhir 2017 menurun hingga 50 persen dibandingkan akhir 2016.

"Ini adalah indikasi bahwa masyarakat mulai mencari BBM dengan kualitas yang lebih bagus. Namun meski begitu," ujar Dian.

Dian menjelaskan, berdasarkan peraturan pemerintah ada tiga jenis bahan bakar yang dijual untuk masyarakat. Pertama adalah bahan bakar jenis tertentu yang disubsidi oleh pemerintah, yaitu Solar. Kemudian ada bahan bakar penugasan yaitu Premium yang didistribusikan di luar Jawa dan Bali. Lalu yang terakhir adalah bahan bakar umum yaitu bahan bakar yang sudah tidak disubsidi oleh negara.

"Premium yang dijual di Jawa termasuk kategori bahan bakar umum karena sudah tidak disubsidi oleh pemerintah," jelasnya.

Selain Premium, bahan bakar lain yang tidak disubsidi oleh pemerintah adalah Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex. Dian menambahkan, setiap produk memiliki segmen konsumennya masing-masing.

"Karena itu kami tetap menyediakan beberapa produk sebagai pilihan untuk masyarakat," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi