Menteri Susi tinjau langsung lokasi gempa Palu dan Donggala
Merdeka.com - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengunjungi beberapa lokasi yang terdampak bencana gempa bumi dan tsunami di Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah. Dalam kunjungannya, Menteri Susi didamping oleh empat pejabat eselon I Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Kunjungan tersebut fokus kepada peninjauan kantor Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (KIPM) Palu serta mengevakuasi keluarga pegawai KKP yang terdiri dari istri dan anak mereka yang berada di Palu. Saat ini, sudah 34 orang dari keluarga pegawai KKP yang dievakuasi ke Makassar, Mamuju dan Balikpapan.
Menteri Susi juga meninjau lokasi yang paling parah terkena dampak bencana gempa bumi dan tsunami antara lain Mamboro, Pantai Talise dan Kabupaten Sigi. Terdapat banyak kerusakan berat akibat gempa bumi yang disusul dengan tsunami tersebut sehingga mengakibatkan sulitnya akses distribusi bantuan kepada para korban.
"Saya meminta para jajaran eselon I untuk fokus dalam membantu menyediakan kebutuhan dasar terlebih dahulu. Ibu Rina (Kepala Badan KIPM) sudah sampaikan bahwa kantor BKIPM di Palu ada air bersih, jadi silakan masyarakat yang ada di sekitar wilayah itu mengambil air dari sana," ujarnya melalui siaran pers, Jakarta, Rabu (3/10).
Posko bantuan KKP akan tersebar di tiga titik yakni Mamboro, Kabupaten Sigi, serta Bandara Sis Aljufri yang akan dilengkapi dengan dapur umum, tenaga kesehatan, serta ruang belajar sementara bagi anak-anak. Pengiriman bantuan serta logistik akan dilakukan dari Balikpapan dan Mamuju.
Dengan fasilitasi Susi Air, evakuasi korban terutama mereka yang sakit dan ibu serta anak diprioritaskan dari Palu ke Balikpapan atau Mamuju. Selain jalur udara, KKP juga akan membawa bantuan makanan, air serta peralatan evakuasi dari Bitung lewat jalur laut menggunakan Kapal Pengawas Hiu 002.
Adapun bantuan excavator yang dimobilisasi KKP dari Pasangkayu sebanyak dua unit. Excavator ini tiba di Palu pada 3 Oktober 2018 pagi hari. Sementara, tiga unit excavator dari Kabupaten Sigi dan Parigi Moutong belum bisa masuk ke Palu dikarenakan akses jalan yang belum dapat dilalui alat berat.
Bantuan KKP dalam penyelenggaraan program-program di sektor kelautan dan perikanan akan dilaksanakan usai masa tanggap darurat berakhir dan ketika kondisi membaik. "Kalau sudah masuk masa transisi, KKP akan memberikan bantuan sesuai program-program yang ada supaya ekonomi perikanan di Palu menggeliat kembali," pungkas Menteri Susi.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya