Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku telah meminta PT Angkasa Pura II untuk melakukan pengetatan pengawasan. Hal ini menyusul tertangkapnya siswa SMP yang menjadi pelaku pencurian koper di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.
Budi menyatakan, kasus pencurian koper yang terjadi ini lantaran kurangnya pengawasan di terminal tersebut.
"Bisa jadi begitu (pengawasan lemah). Tapi kami sikapi, ada sikap laku pada masyarakat yang terjadi penyimpangan. Namun saya sudah instruksikan pada Angkasa Pura II untuk melakukan pengetatan," ujar dia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (28/5).
Menurut dia, pengetatan pengawasan ini juga untuk mengantisipasi terjadinya serangan teroris di objek-objek vital seperti di bandara. "Kalau yang melakukan teroris lebih bahaya lagi, ini kan cuma anak iseng," kata dia.
Budi juga menyatakan pihaknya akan melakukan tindakan tegas kepada orang-orang yang melakukan candaan terkait dengan bom, khususnya di area sarana dan prasarana transportasi seperti bandara.
"Saya pesan satu, PPNS secara tegas akan melakukan penuntutan terhadap yang guyon soal bom. Selama ini, yang akan datang, minggu depan kita akan melakukan penuntutan," tandas dia.
Reporter: Septian Deny
Sumber: Liputan6.com