Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kemenhub pesan kereta anti banjir INKA senilai Rp 40 miliar

Kemenhub pesan kereta anti banjir INKA senilai Rp 40 miliar Pabrik kereta Stadler Minsk. ©2016 REUTERS/Vasily Fedosenko

Merdeka.com - PT Industri Kereta Api (INKA) sedang menggarap lima unit lokomotif tipe DH CC-300 pesanan Kementerian Perhubungan. Masing-masing nilai kontraknya ialah Rp 40 miliar.

"Kontrak tersebut kami dapatkan pada 2012 dan diserahkan ke Kementerian Perhubungan pada 2014," ujar Senior Manager Secretary, Public Relations dan CSR PT INKA, Cholik Mochamad Zam Zam, di Madiun, seperti dilansir Antara, Jumat (26/2).

Menurut dia, lokomotif tersebut didesain murni untuk Indonesia, mulai dari warnanya yang merah dan putih, serta karakter mesinnya yang sesuai dengan kondisi Tanah Air.

Dua dari lokomotif pesanan tersebut akan dikirim ke Medan, Sumatra Utara, dan Palembang, Sumatera Selatan, untuk digunakan sebagai kereta kerja guna mendukung pengerjaan proyek Kementerian Perhubungan di daerah tersebut.

"Sehingga pembangunan sarana dan prasarana perkeretaapian di Medan dan Palembang akan lebih cepat dan hemat biaya," kata Cholik.

Cholik menjelaskan, secara spesifikasi, lokomotif CC-300 memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan dengan lokomotif lainnya seperti tipe diesel elektrik (DE) CC-204. Di antaranya, dibuat untuk tahan banjir.

CC-300 memiliki sistem kelistrikan yang terintegrasi dengan penggerak diesel hidrolik yang diletakkan di bagian atas lokomotif, sehingga kereta tetap dapat melaju meski rel tergenang air setinggi 1 meter.

"Selain itu, lokomotif CC-300 juga memiliki mesin sendiri dan mesin cadangan. Sehingga saat digunakan dalam rangkaian kereta, tidak lagi memerlukan kereta pembangkit," terang Cholik.

Dia menambahkan, secara umum, saat ini PT INKA tidak hanya memproduksi lokomotif, namun juga kereta atau gerbong pesanan dari PT KAI dan juga negara asing.

Di antaranya 150 unit gerbong penumpang pesanan Bangladesh yang nilai kontraknya mencapai USD 72 juta atau sekitar Rp 900 miliar, kereta kedinasan, dan juga kereta ekonomi (K3) serta kereta eksekutif (K1) pesanan PT KAI.

"Pesanan PT KAI merupakan kereta yang akan digunakan untuk angkutan Lebaran tahun 2016. Ini sedang digarap," kata dia.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP