Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Selatan mendukung penuh Anindya Bakrie menjadi calon ketua umum Kadin Indonesia periode mendatang. Anindya dinilai sebagai figur tepat untuk menggantikan Rosan Perkasa Roeslani, yang ditunjuk Presiden Jokowi menjadi Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat.
"Pak Rosan segera menjabat sebagai Duta Besar Indonesia di Amerika Serikat. Sebagai gantinya, Pak Anindya merupakan sosok yang sangat tepat," kata Ketua Kadin Sumatera Selatan Dodi Reza Alex Noerdin, usai pelantikan pengurus Kadin Sumatera Selatan periode 2020-2025, di Palembang, dalam rilisnya, kemarin.
Perlu diketahui, dalam waktu dekat, Kadin Indonesia segera menggelar musyawarah nasional (munas). Anindya, yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, menjadi salah satu kandidat kuat sebagai ketua umum dalam munas nanti.
Menurut Dodi, Anindya merupakan sosok berpengalaman dan pemimpin berkompeten. Selain itu, Anindya sangat dekat dengan daerah dengan pengalaman menjabat Wakil Ketua Umum selama tiga periode.
"Saya kenal Anindya sudah 15 tahun. Sejak zaman dulu, sebelum di Kadin. Jadi, meski ada tiga calon, untuk Sumatera Selatan kami satu suara. Kami mendukung penuh Anindya Bakrie menjadi ketua Umum," tegas Dodi.
Selain pengurus Kadin daerah, Gubernur Sumsel Herman Deru juga mendukung pencalonan Anindya sebagai ketua umum. Bagi Herman, Anindya punya pengalaman dan salah satu kader terbaik di Kadin.
"Pesan saya, gerbang ekspor komoditas pertanian baik pangan dan holtikultural menjadi tantangan besar yang dihadapi Kadin. Kami juga meminta kepada Kadin untuk pempercepat pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat," katanya.
Di kesempatan serupa, Anindya menganggap dunia usaha saat ini menghadapi tantangan berat terkait pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19. "Tanpa Covid-19, tantangan dunia usaha sudah berat, apalagi sekarang,” ujarnya.
Untuk mengatasi hal ini, Kadin akan terus berkoordinasi dengan pemerintah. Dia pun optimistis dengan koordinasi itu pertumbuhan ekonomi akan terus membaik. “Banyak program stimulus, pemulihan ekonomi nasional, yang sudah berjalan," ujar Anindya.