Jokowi tambah utang Rp 60,9 triliun dari Bank Dunia dan ADB

Pinjaman multilateral ini akan digunakan untuk menutup defisit anggaran yang semakin melebar.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Jokowi tambah utang Rp 60,9 triliun dari Bank Dunia dan ADB
Utang. ©Shutterstock

Pemerintah Indonesia menambah utang dengan meminjam USD 4,2 miliar atau setara dengan Rp 60,9 triliun dari Bank Dunia dan Asian Development Bank (ADB). Pinjaman multilateral ini akan digunakan untuk menutup defisit anggaran yang semakin melebar.

"Kami memilih sumber dari asing karena pasar masih fluktuatif dan pertumbuhan Indonesia sedang melambat," ucap pejabat Kementerian Keuangan, Scenaider Siahaan seperti dilansir reuters, Selasa (22/9).

Menurut Siahaan, utang ini akan menambah cadangan devisa Indonesia yang telah turun jadi USD 103 miliar pada minggu ini.

Selain itu, pemerintahan Jokowi-JK juga akan mengeluarkan obligasi senilai Rp 500 triliun pada 2016 mendatang. Sebanyak 30 persen dana ini akan diambil dari asing.

Rekomendasi