Jokowi Senang RI Jadi Trendsetter: AS Ikuti Kebijakan Beli Produk Lokal

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut Indonesia kini telah menjadi panutan (trendsetter) negara lain, tak lagi jadi negara pengikut atau (followers). Buktinya, Pemerintah Amerika Serikat tahun ini memberlakukan kebijakan untuk membeli produk dalam negeri.

Anisyah Al Faqir
Oleh Anisyah Al Faqir - Reporter
Jokowi Senang RI Jadi Trendsetter: AS Ikuti Kebijakan Beli Produk Lokal
Presiden Jokowi. ©2022 Merdeka.com

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut Indonesia kini telah menjadi panutan (trendsetter) negara lain, tak lagi jadi negara pengikut atau (followers). Buktinya, Pemerintah Amerika Serikat tahun ini memberlakukan kebijakan untuk membeli produk dalam negeri.

"Kita ini sekarang jadi trendsetter bukan jadi followers," kata Jokowi dalam Pelantikan Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) 2022-2025, Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Senin (20/2).

Jokowi mengatakan kebijakan yang diambil Amerika Serikat tersebut telah lebih dulu dilakukan Pemerintah Indonesia. Bahkan sejak pandemi pertama kali terjadi dengan program Bangga Buatan Indonesia.

"Amerika baru saja memberlakukan di bulan Januari 2023 yang lalu untuk penggunaan produk dalam negeri dan kita sudah satu tahun di depan sudah melakukan," tuturnya.

Presiden membeberkan tahun 2022, Pemerintah telah membelanjakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk membeli produk-produk dalam negeri hingga Rp762 triliun. Anggaran tersebut dibelanjakan pemerintah melalui kementerian, lembaga hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

"Tahun kemarin memang agak kita paksakan, angkanya telah keluar Rp762 triliun dari APBN, APBD, maupun BUMN telah kita belanjakan produk-produk dalam negeri," kata dia.

Besarnya anggaran pemerintah untuk membeli produk dalam negeri ini harus bisa dimanfaatkan para pelaku usaha. Khususnya bagi mereka yang memiliki produk agar bisa menghasilkan produk sesuai standar pemerintah.

"Ini sangat besar sekali dan ini menjadi kesempatan, jadi peluang bagi saudara-saudara yang memiliki produk-produk dengan kualitas baik," kata dia mengakhiri.

Rekomendasi