Jokowi: Kita ingin rakyat perbatasan bangga jadi bagian dari NKRI

Presiden RI Joko Widodo mengatakan pemerintah Indonesia terus menjaga pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkeadilan. Hal ini untuk memastikan agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya dinikmati oleh segelintir orang, namun juga oleh seluruh rakyat Indonesia.

Wilfridus Setu Embu
Oleh Wilfridus Setu Embu - Reporter
Jokowi: Kita ingin rakyat perbatasan bangga jadi bagian dari NKRI
Jokowi di sidang tahunan MPR. ©Reuters/Beawiharta

Presiden RI Joko Widodo mengatakan pemerintah Indonesia terus menjaga pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkeadilan. Hal ini untuk memastikan agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya dinikmati oleh segelintir orang, namun juga oleh seluruh rakyat Indonesia.

Oleh sebab itu, pembangunan tidak hanya dilakukan di perkotaan namun juga di pedesaan, daerah-daerah pinggiran, pulau-pulau terdepan, maupun kawasan perbatasan.

"Kita ingin rakyat di perbatasan menjadi bangga menjadi bagian dari Warga Negara Republik Indonesia. Kita ingin rakyat-rakyat di perbatasan merasakan kehadiran Negara melalui pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN)," kata Jokowi dalam pidato kenegaraan menyambut HUT RI di gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (16/8).

Dia menambahkan, PLBN adalah beranda terdepan Indonesia yang diharapkan memunculkan sentra-sentra pertumbuhan ekonomi baru. Sehingga pembangunan menjadi lebih merata di seluruh pelosok negeri.

Nantinya, PLBN ini akan di Motaain dan Motamasin-NTT, Skouw-Papua, Entikong-Kalimantan Barat, Aruk-Kalimantan Barat, dan Nanga Badau-Kalimantan Barat.

Selain itu, untuk mempercepat pemerataan pembangunan di daerah dan desa, pemerintah meningkatkan anggaran transfer ke daerah dan dana desa. Melalui program Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik, pemerintah meningkatkan akses rakyat untuk mendapatkan pelayanan infrastruktur dasar, seperti jaringan air minum sampai ke rumah-rumah warga.

Pemerintah juga mendorong pergerakan ekonomi daerah dengan peningkatan presentase kemantapan jalan provinsi, jalan kabupaten/kota dan mendukung irigasi pertanian.

"Komitmen pemerataan ekonomi juga diwujudkan melalui peningkatan Dana Desa, yang pada tahun 2017 ini besarnya Rp 60 trilliun. Dengan dana desa ini, pemerintah mendorong percepatan pertumbuhan serta pemerataan ekonomi desa," imbuhnya.

Rekomendasi