Ini 5 menteri Jokowi bercitra negatif di mata masyarakat versi Indef

Menteri tersebut suka berpolemik dipandang berkinerja buruk oleh masyarakat.

Novita Intan Sari
Oleh Novita Intan Sari - Reporter
Ini 5 menteri Jokowi bercitra negatif di mata masyarakat versi Indef
Rapat Kabinet Kerja. ©2014 Setpres/CahyoBruri Sasmito

Institute for Development of Economics and Finance (Indef) mencatat banyak polemik yang menjadi sorotan masyarakat di satu tahun kepemerintahan Jokowi-JK. Media sosial seperti Twitter saat ini bisa menjadi cermin baik buruknya seorang menteri dimata masyarakat.

Analis Indef, Ami Ramadiah mengungkapkan, ada lima menteri yang memiliki citra paling negatif di antara jajaran menteri kabinet kerja Jokowi-JK yaitu Menteri Badan Usaha Milik Negara, Rini Soemarno, Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro, Menteri Perekonomian, Darmin Nasution, Kepala Badan Pembangunan Nasional (Bappernas), Sofyan Djalil dan Menko Polhukam, Luhut Pandjaitan.

"Hanya terdapat lima menteri yang memiliki citra negatif di kabinet kerja, Menteri BUMN, Menteri Keuangan, Menko Perekonomian, Menteri Bappenas, Menko Polhukam," ujarnya di kantornya, Jakarta, Jumat (28/11).

Menurutnya, dari lima menteri tersebut, Menteri BUMN Rini memiliki citra paling negatif, sebanyak 7.500 tweet yang menyoroti kinerja menteri ini, seperti kasus Pelindo dan RJ Lino, lalu kereta cepat, Penyertaan Modal Negara (PMN), juga reshuffle.

"Menteri Rini tersandung isu Pelindo, Kereta Cepat, dan PMN. Publik memandang negatif Menteri Rini karena isu tersebut," jelas dia.

Namun, ke empat menteri lainnya, Ami tidak menjelaskan mengapa netizen tidak menyukai mereka. Menurut data yang ada, yakni jumlah tweet menunjukkan ketidaksukaan netizen kepada Menkeu sebanyak 6000 tweet, Menteri Perekonomian 4000 tweet, Menteri bappenas 3000 tweet, Menteri polhukam 2000 tweet.

Rekomendasi