Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gelar halal bihalal, Menteri Hanif cerita pengalaman puasa 18 jam di Swiss

Gelar halal bihalal, Menteri Hanif cerita pengalaman puasa 18 jam di Swiss Menteri Hanif gelar halal bihalal. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri menggelar acara Halal Bihalal di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Dia berharap, momen Lebaran ini menjadi ajang bagi para pegawai di lingkungan Kemnaker untuk saling memaafkan dan introspeksi diri.

‎"Mudah-mudahan dengan kita saling mengikhlaskan memanfaatkan, jalan kita hari-hari berikutnya lebih ringan sehingga bekerja lebih produktif dan inovatif dalam memberi pelayanan ke masyarakat. Halal Bihalal ini sesuatu yang unik di Indonesia karena Anda tidak akan menemukan Halal Bihalal di negara lain, hanya ada di Indonesia. Ini tradisi khas di Indonesia dan patut kita jaga bersama-sama," ujar dia di Kantor Kemnaker, Jakarta, Kamis (21/6).

Dalam kesempatan tersebut, Hanif juga bercerita soal pengalamannya berpuasa di negara lain. Mengingat, saat Ramadan Hanif harus terbang ke Jenewa, Swiss untuk menghadiri konferensi International Labour Organization (ILO).

‎"Kemarin saya sama Bu Hayani ke Jenewa konferens ILO. Di sana puasa 18 jam. Walaupun banyak yang gagal, banyak yang berhasil puasanya. Kalau di luar negeri, ada yang puasanya terlalu pendek dan terlalu panjang. Di Indonesia semua serba lagu dangdut sedang-sedang saja, tak terlalu panjang dan tidak terlalu pendek," imbuhnya.

Di akhir sambutan, Hanif juga mengucapkan terima kasih kepada para bawahannya atas capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama dua tahun berturut-turut, yaitu pada 2017 dan 2018. Ke depannya, dia berharap kinerja yang ditunjukkan oleh pegawai di Kemnaker terus meningkat.

‎"Saya juga ingin ucapkan terima kasih banyak ke Bapak Ibu, ini bisa prestasi. Karena sekian lama enggak pernah kita dapatkan status WTP di laporan keuangan kita. sekali lagi saya ucapkan terima kasih seluruh jajaran yang udah kerja keras tunjukan performa yang lebih baik. Kita udah 2 kali dapat WTP. Kalau kita mau kita pasti bisa. Begitu kita serius, dua tahun kita bisa WTP. Kita ingin WTP jadi tradisi ke Kemnaker," tandas dia.

Reporter: Septian Deny

Sumber: Liputan6.com

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP