Bank Indonesia (BI) diperkirakan akan kembali menaikkan suku bunga acuannya pada tahun ini. Jumlah sepanjang tahun ini lebih sedikit mengingat sepanjang 2018, BI telah menaikkan suku bunga acuan sebanyak enam kali.
Deputy Head of Equity Research Mandiri Sekuritas, Tjandra Lienandjaja mengatakan, BI kemungkinan hanya akan menaikkan suku bunga acuannya sekali saja pada tahun ini. Sebab, ekonomi RI cukup stabil di tahun 2019.
"Jadi kita memang expect satu kali lagi kenaikan BI rate tahun ini, tapi setidaknya sudah mulai stabil dan orang udah bisa masuki sektor tertentu dalam hal ini di tahun 2019," imbuhnya di Jakarta, Senin (21/1).
Tak hanya itu, fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) juga diperkirakan masih akan berada dalam rentang yang terjaga, yakni di level Rp Rp 14.000 per USD.
"Sekitar Rp 14.000 untuk Rupiah. Exact-nya kami masih menghitung karena minggu depan kami akan rilis report mengenai outlook 2019 di publikasi kami," ujarnya.
Selain itu, investor asing masih tetap akan optimistis dengan situasi pasar di Indonesia. Sektor pariwisata dan manufaktur dinilai bakal menopang pertumbuhan ekonomi RI di tahun ini.
"Investor asing masih tetap masuk ya, seperti sekarang ini masih banyak yang masuk. Untuk akhir tahun pun mereka akan masuk ke sektor-sektor tertentu. Jadi nanti akan kita review per kuartal," pungkasnya.
Reporter: Bawono Yadika
Sumber: Liputan6.com