Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan hari ini menggelar sosialisasi tax amnesty atau pengampunan pajak di Senayan City, Jakarta. Sosialisasi ini dilakukan kepada ratusan pengusaha yang hadir di acara tersebut.
Dalam kesempatan ini, Direktur Jenderal Pajak, Ken Dwijugiasteadi, secara spesial menawarkan diri untuk menjadi Customer Service (CS) bagi peserta tax amnesty. Bahkan dia siap diajak konsultasi selama 24 jam.
"Kalau bapak ibu ingin tahu bagaimana tax amnesty, ingin konsultasi, bisa Whatsapp atau telpon saya ke nomor 081310503747. Nomor itu saya sendiri yang pegang. Saya akan layani 24 jam, dengan catatan kalau saya enggak tidur," ujarnya seraya tertawa.
"Boleh tanya, saya janda tapi saya punya pom bensin dua, boleh enggak punya NPWP dan mau ikut tax amnesty? Boleh. Call center cuma sampai jam 16.00 WIB, kalau saya sampai jam 4 pagi," sambungnya.
Selain itu juga, mantan Kepala Kanwil Pajak Surabaya ini meyakinkan kepada peserta tax amnesty, bahwa pemerintah melaksanakan program tersebut bukan untuk menangkap seseorang.
"Tujuan utamanya ke penerimaan negara, jadi DJP enggak berburu di kebun binatang, kami enggak pernah berburu di kebun binatang ya kami di mall karena subjek objeknya di mall-mall ini," tuturnya.
Dia meminta agar masyarakat tidak takut mengikuti program Tax Amnesty. Sebab, pemerintah menjamin keamanan dan kenyamanan para peserta Tax Amnesty.
"Soal tax amnesty ini sekarang yang penting Bapak Ibu ikut saja, bukan berarti orang minta ampun. Kan enggak ada syarat jujur, bohong boleh, tapi kalau ketahuan ya diperiksa itu konsekuensinya. Itu di UU, bukan kata saya," pungkasnya.