Bangun pusat UKM, Lion Air target raup 2 juta wisman ke Sulut

Lion Air Grup melakukan groundbreaking pembangunan pusat usaha kecil dan menengah (UKM) bernama 'window of Indonesia' di Manado, Sulawesi Utara (Sulut). Hadirnya pusat UKM ini sebagai bagian dari target mendatangkan 2 juta wisatawan asing China ke Sulut.

Bimo Pratomo
Oleh Bimo Pratomo - Reporter
Bangun pusat UKM, Lion Air target raup 2 juta wisman ke Sulut
Lion Air. stevenairspace.com

Lion Air Grup hari ini melakukan groundbreaking pembangunan pusat usaha kecil dan menengah (UKM) bernama 'window of Indonesia' di Manado, Sulawesi Utara (Sulut). Hadirnya pusat UKM ini sebagai bagian dari target mendatangkan 2 juta wisatawan asing China ke Sulut.

CEO sekaligus pendiri Lion Air, Rusdi Kirana, menjelaskan pihaknya berambisi menjadikan Sulut destinasi pariwisata utama Indonesia, setelah Bali. Target ini didukung fakta bahwa wisman China yang mengunjungi Sulut tumbuh 1.000 persen dalam dua bulan pihaknya membuka penerbangan langsung Manado-China.

"Target 2 juta turis di Manado. Didukung pembangunan 50.000 kamar cottage yang kita ingin bangun jika mendapat izin," ujarnya saat ditemui di Manado, Jumat (23/9).

Presiden Direktur Lion Grup, Edward Sirait, menambahkan pusat UKM ini akan dibangun di atas lahan seluas 2 hektar. Namun sayangnya, dia belum bisa mengungkapkan berapa dana investasi yang dikeluarkan.

"Target akhir tahun, Desember, pusat UKM ini bisa beroperasi," tuturnya.

Edward menjelaskan, pada tahap awal, pihaknya tidak akan memungut biaya sewa tempat kepada pengusaha UKM di sana. Pembayaran akan dilakukan usai barang milik pedagang laku terjual.

"Jika kami sudah tarik sewa di depan, ini tidak akan jalan. Mereka pengusaha kecil yang butuh dibantu," jelasnya.

Dia melanjutkan, nantinya di lokasi ini akan diadakan pentas seni tiap harinya dengan bekerja sama dengan pemerintah daerah. Produk yang dijajakan mulai dari fesyen etnik hingga kuliner dari seluruh nusantara.

"Manado akan menjadi alternatif lokasi di luar Bali," ujarnya.

Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, mengatakan sejauh ini wisman China ke daerahnya sudah mencapai 18.000 turis. Angka ini ditambah dengan wisman China yang datang dari Singapura sebanyak 5.000 orang.

"Ini angka dalam dua bulan," ucapnya.

Rekomendasi