PT Garuda Indonesia membatalkan 48 penerbangan dari dan ke Surabaya. Ini menyusul penutupan Bandara Juanda ( Surabaya) dan Abdul Rachman Saleh ( Malang) lantaran Gunung Raung kembali erupsi.
VP Corporate Communications Garuda Indonesia, M. Ikhsan Rosan, mengatakan jumlah penerbangan dari Jakarta ke Surabaya saja mencapai 11 pesawat dengan total penumpang 2.200 orang. Ikhsan mengakui mayoritas penumpang adalah pemudik.
"Jadi NOTAM tadi kita terima jam 13.00 WIB dan menyampaikan bandara di Surabaya dan Malang ditutup hingga 20.30 WIB. Jakarta ke Surabaya kita 2.200 penumpang dan itu pesawat memang full semua," ucap Ikhsan ketika dihubungi merdeka.com di Jakarta, Kamis (16/7).
Ikhsan kembali menegaskan, total penerbangan Garuda Indonesia dari dan ke Surabaya yang dibatalkan mencapai 48 penerbangan. Penumpang diimbau untuk tidak ke bandara karena memang tidak akan ada penerbangan hingga malam hari ini.
"Penumpang kita imbau yang mau ke Surabaya atau dari Surabaya mau ke Jakarta engga usah ke bandara engga ada flight juga," katanya.
Ikhsan menyarankan penumpang untuk menghubungi contact centre Garuda Indonesia untuk melakukan re-schedule atau refund tiket.
Sebelumnya, informasi dari PT Angkasa Pura I, penutupan dilakukan dari pukul 13.30 WIB hingga 20.30 WIB, atau hingga kondisi memungkinkan untuk melakukan penerbangan.
"Sesuai dengan Notam A1446 Bandara Internasional Juanda Surabaya ditutup sementara waktu dari pukul 13.30 WIB-20.30 WIB karena aktivitas Gunung Raung," demikian informasi PT AP I lewat akun twitter resmi mereka, Kamis (16/7).
Sementara itu Kemenhub memberikan informasi Bandara Abdul Rachman Saleh di Malang, Jawa Timur juga ditutup akibat abu Gunung Raung.
"Bandara Abdul Rachman Saleh Malang ditutup hingga pukul 20.30 WIB sebagai dampak dari erupsi," tulis Kemenhub RI.