Video Tentara Israel Serang Rakyat Palestina di Masjidil Aqsa, Klinik juga Digranat

Video tentara Israel serang warga Palestina dengan granat kejut saat sedang melaksanakan sholat tarawih di masjid Al-Aqsa.

Khulafa Pinta Winastya
Oleh Khulafa Pinta Winastya - Reporter
Video Tentara Israel Serang Rakyat Palestina di Masjidil Aqsa, Klinik juga Digranat
Video Tentara Israel Serang Warga Palestina dengan GranatVideo Tentara Israel Serang Warga Palestina. Instagram/@eye.on.palestina ©2021 Merdeka.com

Peristiwa bentrokan terjadi di kompleks Masjid Al-Aqsa Yerusalem, melibatkan warga Palestina dengan polisi zionis Israel pada Jumat lalu, waktu setempat.

Setidaknya sekitar 200 warga Palestina dan 17 aparat keamanan Israel dilaporkan mengalami luka-luka akibat bentrokan tersebut.

Menggunakan peluru karet dan granat kejut, para tentara Israel disebut menyerang warga Palestina yang sedang melaksanakan ibadah sholat tarawih. Berikut videonya:

Situasi dari Dalam Masjid

Kejadian ini bermula ketika warga Palestina berbondong-bondong datang ke Masjid Al-Aqsa untuk melaksanakan sholat Jumat terakhir di bulan Ramadhan tahun ini. Setelah sholat, banyak warga memilih tetap tinggal untuk ikut aksi protes menentang pengusiran warga Palestina di wilayah yang diklaim pemukim Yahudi.

Namun, keributan mulai terjadi selepas sholat maghrib. Polisi Israel menggunakan meriam air dari kendaraan lapis baja membubarkan ratusan pemrotes. Bentrokan pun tak terhindarkan saat pemuda Palestina membalas melempari tentara Israel dengan batu dan botol kaca.

Kemudian, para tentara Israel kembali menyerang dan berusaha membubarkan jamaah yang sedang melaksanakan ibadah sholat tarawih. Kericuhan pun sempat tak terkendali ketika para tentara Israel merangsek masuk ke dalam masjid dan berusaha membubarkan jamaah.

Ratusan jamaah yang ada di dalam masjid awalnya berusaha menghalangi para tentara Israel dengan menutup pintu masjid bersama-sama. Namun, aparat tetap memaksa masuk dengan memecahkan kaca pada pintu dan menembakkan tembakan peringatan. Puluhan jamaah yang sedang melaksanakan sholat tarawih itupun dipaksa untuk keluar dari masjid.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Eye On Palestine (@eye.on.palestine)

Baca Juga Parlemen Israel Setujui RUU Pembatasan Pengeras Suara Azan

Suasana dari Luar Masjid Al-Aqsa

Melansir dari unggahan di Instagram @eye.on.palestine, terlihat para polisi Israel terus melemparkan granat kejut untuk membubarkan massa. Sementara itu, ratusan jamaah terlihat berlarian ke segala arah. Terdengar pula pihak pengurus masjid Al-Aqsa berusaha menenangkan suasana dengan memberikan peringatan lewat pengeras suara.

      Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Eye On Palestine (@eye.on.palestine)

Baca Juga Israel Larang Azan Pakai Pengeras Suara

Klinik di Granat

Sementara itu di video lain yang diunggah, membagikan video amatir merekam saat tentara Israel melemparkan granat dan tembakan karet ke sebuah klinik. Mereka juga terlihat masuk ke dalam klinik tersebut dan menimbulkan keributan.

      Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Eye On Palestine (@eye.on.palestine)

Baca Juga Mojtaba Khamenei jadi Target Pembunuhan Israel

Indonesia Sebut Israel Keji & Melanggar HAM

Insiden bentrokan inipun kemudian menjadi sorotan dunia Internasional, termasuk Indonesia. Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi mengaku prihatin atas bentrok yang terjadi di komplek masjid Al-Aqsa, Yerusalem.Tindakan kekerasan polisi Israel terhadap warga Palestina khususnya umat Islam yang sedang melaksanakan ibadah puasa dinilai sebagai perbuatan yang sangat keji dan bentuk pelanggaran hak asasi manusia."Tindakan membubarkan ribuan jamaah yang menggelar salat tarawih di masjid Al-Aqsa untuk menyambut Lailatul Qadar, malam paling suci di bulan Ramadan, adalah perbuatan yang sangat keji dan bentuk pelanggaran hak asasi manusia," katanya dalam pesan singkat, Minggu (9/5).Wamenag juga menyebut, bahwa tindakan pengusiran terhadap warga Palestina yang bermukim di kawasan Sheikh Jarrah, sebelah timur Yerusalem merupakan bentuk kesewenang-wenangan terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Dia menegaskan sikap pemerintah Indonesia atas kekerasan yang terjadi terhadap warga Palestina."Saya mengajak kepada seluruh umat Islam Indonesia untuk terus memberikan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina dan mendoakan mereka, semoga Allah SWT segera menurunkan pertolongan dan memberikan keselamatan bagi warga Palestina," tegasnya.

Baca Juga AS, Israel, Lebanon Teken Kerangka Kesepakatan Damai Akhiri Konflik Bersenjata

Erdogan Sebut Israel Negara Teroris

Sementara itu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengecam keras tindakan Israel dan menyebutnya sebagai 'negara teroris kejam'. Hal tersebut disampaikan dalam pidatonya di Ankara, Sabtu (9/5). "Israel, negara teroris kejam, menyerang warga muslim di Yerusalem--yang sekadar ingin melindungi rumahnya dan apa yang mereka yakini--dengan tindakan keji," kata Erdogan dikutip dari Channel News Asia. Lebih lanjut, Erdogan menyerukan semua negara terutama negara muslim untuk bereaksi dan menyerukan PBB agar menghentikan serangan ini.

Halaman Berikutnya Hadapi Kebocoran LPG dengan Aman, Cara Mengatasi Gas Bocor pada Tabung
Rekomendasi