Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Video Pria di Lengannya Bisa Nempel Sendok Sampai Gembok, Faktanya Bikin Kesal

Video Pria di Lengannya Bisa Nempel Sendok Sampai Gembok, Faktanya Bikin Kesal Pria Tempelkan Logam di Lengan. Instagram/@cetul.22 ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Sebuah video merekam aksi seseorang yang berhasil menempelkan logam di lengan bekas suntikan vaksin Covid-19, sempat viral dan ramai jadi perbincangan di media sosial. Sebab, unggahan tersebut disertai dengan narasi yang mengatakan bahwa vaksin Covid-19 mengandung bahan magnetik.

Menanggapi viralnya kabar tersebut, seorang pria langsung melakukan eksperiman serupa untuk membuktikannya. Ia pun berhasil menempelkan koin, sendok logam, hingga gembok di lengan. Namun, warganet justru dibuat kesal sekaligus ngakak setelah mengetahui fakta sebenarnya. Ada apa? Berikut ulasannya:

Viral Video Pria Tempelkan Logam di Lengan

Sebelumnya, video yang merekam percobaan masyarakat untuk menempelkan koin di lengan bekas suntikan vaksin sempat ramai jadi perbincangan. Sebab, dalam narasi yang beredar disebut bahwa vaksin Covid-19 menimbulkan reaksi magnetis pada tubuh.

Dari unggahan tersebut, spekulasi kemudian berkembang mengenai adanya microchip magnetis dalam vaksin COVID-19. Microchip magnetis itu yang dianggap menyebabkan tubuh bereaksi seperti magnet.

      Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh cetul.22 (@cetul.22)

Penjelasan Kemenkes Soal Video Viral Sebelumnya

Menanggapi viralnya kabar vaksin Covid-19 disebut mengandung microchip magnetis,  Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmidzi pun angkat bicara. Ia menjelaskan bahwa vaksin mengandung sejumlah bahan yang langsung menyebar ke seluruh jaringan sekitar tanpa menyisakan cairan di bekas suntikan."Vaksin mengandung bahan aktif dan nonaktif, di mana bahan aktif berisi antigen dan bahan non aktif berisi zat untuk menstabilkan, menjaga kualitas vaksin agar saat disuntikkan masih baik, ada pun jumlah cairan yang disuntikkan hanya 0,5 cc dan akan segera menyebar di seluruh jaringan sekitar, sehingga tidak ada carian yang akan tersisa di tempat bekas suntikan," kata Nadia dalam keterangan tertulis, Jumat (28/3).Ia berpendapat bahwa logam dapat menempel di permukaan kulit biasanya disebabkan keringat. Lebih lanjut, Nadia mengatakan jika uang pecahan koin 1000 rupiah terbuat dari bahan nikel. Dan bahan nikel bukanlah bahan yang bisa menempel karena daya magnet.

(mdk/khu)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP