Samsung tetap butuh BlackBerry untuk tingkatkan keamanan Galaxy

Sebelumnya bos BlackBerry nyatakan Samsung Knox tak mampu amankan Android

Bramy Biantoro
Oleh Bramy Biantoro - Reporter
Samsung tetap butuh BlackBerry untuk tingkatkan keamanan Galaxy
Samsung Knox dan BES12. ©2014 PhoneArena

Samsung dan BlackBerry boleh saja 'saling membunuh' di sektor penjualan smartphone, tetapi jika berurusan dengan sistem keamanan smartphone, Samsung sedikit tunduk pada BlackBerry.

Samsung dan BlackBerry kemarin (13/11), telah mengumumkan penggabungan platform keamanan Samsung Knox dengan BES12 (BlackBerry Enterprise Server 12) untuk smartphone dan tablet Galaxy mulai tahun 2015 nanti, Phone Arena (13/11). Mengapa tiba-tiba Samsung berkolaborasi dengan BlackBerry?

Kabarnya beberapa bulan lalu CEO dari BlackBerry, John Chen, menyatakan bila platform keamanan Samsung Knox tidak terlalu kokoh untuk melindungi Android. Bahkan, bulan lalu muncul sebuah laporan dari peneliti anonim yang menyatakan bila PIN keamanan Knox mudah untuk ditemukan dan dipakai untuk peretasan alias hacking.

Untuk mendapatkan akses ke PIN Knox itu,m seorang hacker hanya membutuhkan akses root ke sistem. Ini tentunya adalah hal yang berbahaya, mengingat saat ini mulai banyak smartphone Galaxy yang sudah di-root secara manual oleh penggunanya.

Beranjak dari situ, Samsung mungkin mulai berpikir untuk mencari 'ilmu' dari BlackBerry, termasuk mengintegrasikan Samsung Knox dengan BES12.

Kolaborasi ini memberikan keuntungan yang cukup besar bagi Samsung. Bagaimana tidak, kini Samsung Knox bersama BES12 mampu memberikan peningkatan keamanan sistem, pengalaman penggunaan yang lebih baik, serta pengembangan pembagian data pribadi dan bisnis di gadget Galaxy.

Berkat fungsi terakhir tersebut, pengguna sekarang bisa memisahkan privasi data pribadi pengguna dan keamanan data pekerjaan/perusahaan dengan lebih aman.

Belum jelas apakah BlackBerry punya maksud tersendiri dalam kolaborasi dengan Samsung kali ini. Padahal bisa dibilang BlackBerry bisa saja menaruh dendam mendalam pada Samsung, mengingat deretan smartphone Galaxy-nya mempunyai andil besar pada tenggelamnya kepopuleran smartphone BlackBerry. Bagaimana menurut Anda?

Rekomendasi