Di tahun 2015, XL klaim raih pencapaian positif

Pencapaian itu adalah buah transformasi sejak tahun lalu

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Di tahun 2015, XL klaim raih pencapaian positif
XL. ©2016 Merdeka.com

Presiden Direktur XL, Dian Siswarini, menyatakan kinerja XL selama tahun 2015 cukup positif dan menjadi bukti hasil transformasi semenjak awal tahun lalu.

Selain itu, XL juga mengumumkan rencana untuk menerbitkan saham baru (rights issue) dimana dana yang dihasilkan dari rights issue tersebut akan digunakan untuk membayar kembali pinjaman dari pemegang saham sebesar USD 500 juta.

"Kami telah menutup tahun 2015 dengan berbagai pencapaian positif sebagai hasil dari transformasi yang yang sudah kami lakukan sejak awal 2015 yang lalu. Kami telah berhasil meningkatkan kinerja operasional dan finansial guna membangun pondasi perusahaan yang lebih kuat untuk meraih pencapaian kinerja yang lebih baik di tahun 2016,” ujarnya dalam siaran resmi, Selasa (2/2).

Kata Dian, XL berhasil membukukan pertumbuhan pendapatan selama tiga kuartal secara berturut-turut, dengan tumbuh sebesar 2 persen QoQ pada 4Q 15, yang didorong oleh pertumbuhan pendapatan penggunaan layanan utama (voice dan SMS) sebesar 2 persen QoQ, serta dari pencapaian kinerja yang solid untuk layanan data (naik 15 persen QoQ).

XL pun terus fokus untuk menjadi yang terdepan dalam menyediakan layanan internet mobile di Indonesia. Sejalan dengan hal tersebut dan juga adanya peningkatan adopsi pelanggan terhadap ponsel dengan kemampuan layanan data, telah mendorong pertumbuhan yang kuat untuk trafik layanan data.

"Trafik data tumbuh 54 persen YoY di tahun 2015, dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Total pengguna layanan data sebesar 22,5 juta atau 54 persen dari total pelanggan XL," tuturnya.

Pertumbuhan smartphone telah berhasil mendorong peningkatan adopsi layanan Data di Indonesia. Penetrasi smartphone XL telah tumbuh dan berkembang sebesar 42 persen pada akhir 2015. pengguna smartphone XL tumbuh 10 persen YoY dan mencapai jumlah 17,7 juta pengguna.

Rekomendasi