Ekonomi Jabar
-
News •DPRD Jabar Desak Solusi Konkret Atasi Masalah Krusial dari Kader Posyandu hingga SampahDPRD Jawa Barat mendesak Pemerintah Provinsi untuk segera memberikan solusi konkret terhadap berbagai masalah krusial yang ditemukan dalam reses, mulai dari kesejahteraan kader Posyandu hingga penanganan darurat sampah.
-
Ekonomi •Pembangunan Puncak II Jadi Prioritas, DPRD Jabar Dorong Realisasi 2027 untuk Atasi Macet dan Tingkatkan EkonomiPembangunan Puncak II terus didorong oleh DPRD Jabar untuk terealisasi pada 2027. Jalur ini krusial sebagai solusi kemacetan parah dan pendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah utara Cianjur.
-
Politik •DPRD Jabar Wanti-wanti Pemprov soal Superholding Sanggabuana, Jangan Sampai BUMD Sehat Jadi BebanDPRD Jawa Barat mengingatkan Pemprov Jabar agar pembentukan Superholding Sanggabuana tidak membebani BUMD yang sudah sehat. Bagaimana strategi Pemprov Jabar memastikan efisiensi dan manfaat bagi masyarakat?
-
Ekonomi •BPS Catat Nilai Ekspor Impor Jawa Barat 2025 Capai US$38,72 Miliar, Surplus KuatBadan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat merilis data Ekspor Impor Jawa Barat 2025 yang menunjukkan nilai ekspor mencapai US$38,72 miliar dan surplus perdagangan signifikan.
-
Ekonomi •Gubernur Dedi Mulyadi Rombak Total, Puluhan BUMD Jabar Dilebur Jadi Super HoldingGubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengambil langkah radikal dengan menggabungkan puluhan BUMD Jabar menjadi satu Super Holding pekan depan, bertujuan menghentikan praktik BUMD hantu dan intervensi politik.
-
Ekonomi •Fokus Investasi Jawa Barat 2025: PMDN Ungguli PMA, Ekonomi Lokal Makin KuatRealisasi Investasi Jawa Barat 2025 mencapai Rp296,8 triliun, didominasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang mengungguli PMA, menandakan ketahanan ekonomi lokal yang semakin kuat.
-
Politik •Pimpinan DPRD Jabar Tegaskan APBD 2026 Harus Pro-Rakyat di Tengah Tantangan EkonomiWakil Ketua DPRD Jawa Barat Ono Surono menekankan pentingnya APBD 2026 yang berpihak pada kebutuhan dasar warga. Legislatif dituntut lebih cermat mengawal setiap anggaran.
-
News •Tahukah Anda? Serapan Tenaga Kerja Jabar Melonjak 4,45 Persen di Januari-September 2025, Didominasi Manufaktur dan Jasa!Serapan Tenaga Kerja Jabar melonjak signifikan 4,45% pada Januari-September 2025, mencapai 303.469 orang. Penasaran bagaimana investasi Rp218,2 triliun mendorong capaian ini?
-
News •Cegah Pungli, Aplikasi Nyari Gawe Jabar Diproyeksi Tingkatkan Lowongan Kerja 25 Persen hingga 2026Pemerintah Provinsi Jawa Barat luncurkan Aplikasi Nyari Gawe, platform digital yang diharapkan mampu mempercepat akses kerja, hapus pungli, dan tingkatkan lowongan hingga 25%.
-
Ekonomi •LPE Jawa Barat Lampaui Rata-rata Nasional: Sinyal Positif Kebangkitan Ekonomi Daerah dalam Dua Tahun TerakhirLaju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Jawa Barat mencapai 5,23%, melampaui rata-rata nasional 5,12%, menjadi sinyal kebangkitan ekonomi daerah. Mampukah Jabar menjaga momentum positif ini?
-
News •Fakta Tersembunyi: Mengapa PHK di Jabar Jadi yang Terbanyak Nasional Meski Investasi Tumbuh?Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjelaskan alasan mengapa PHK di Jabar menjadi yang terbanyak secara nasional, meski investasi mulai menggeliat.
-
Politik •Pesan Gubernur Jabar di Hari Jadi ke-392: Tata Kota Karawang Harus Rapi, Jangan Ada Ketimpangan!Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menyoroti pentingnya penataan Tata Kota Karawang di Hari Jadi ke-392.
-
Ekonomi •Trivia BUMD Jabar: Target 2026, Gubernur Jabar Matangkan Penggabungan 41 BUMD Jadi HoldingGubernur Jabar Dedi Mulyadi menargetkan penggabungan 41 BUMD Jabar menjadi satu atau dua holding mulai 2026. Langkah ini diharapkan meningkatkan efisiensi dan kesehatan keuangan daerah. Bagaimana prosesnya?