Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

BAB jongkok lebih sehat daripada duduk

BAB jongkok lebih sehat daripada duduk Ilustrasi kamar mandi. ©2015 Merdeka.com/mediacdn.shopatron.com

Merdeka.com - Giulia Enders, seorang ahli mikrobiologi Jerman, mengklaim bahwa orang di negara-negara Barat buang air besar dengan cara yang salah. Dia mengatakan bahwa mereka seharusnya jongkok, bukan duduk.

Dalam bukunya yang berjudul Charming Bowels, Giulia menulis bahwa kebiasaan BAB masyarakat Barat dapat menjelaskan mengapa hemoroid (wasir) dan penyakit usus seperti divertikulitis lebih umum di Barat daripada di Asia.

Dia mengatakan kepada The Guardian: "1,2 miliar orang di dunia yang BAB jongkok hampir tidak memiliki masalah diverticulitis dan lebih jarang terkena wasir."

Berdasarkan penelitian yang dilakukannya, Giulia juga menemukan bahwa jongkok adalah cara yang lebih efektif untuk mengosongkan isi perut. Sebab, jongkok hanya menempatkan sedikit tekanan pada usus.

"Melihat hasil itu, entah kenapa masyarakat Barat merasa yakin bahwa BAB duduk lebih beradab," lanjutnya.

(mdk/des)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP