Apakah siklus menstruasi yang berantakan perkecil kemungkinan hamil?

Siklus menstruasi yang tidak teratur bisa terjadi karena gangguan hormonal yang kemudian mempengaruhi fertilitas.

Febrianti
Oleh Febrianti - Reporter
Apakah siklus menstruasi yang berantakan perkecil kemungkinan hamil?
ilustrasi dokter. aptelresearch.com

Bisakah kehamilan terjadi saat kamu memiliki jadwal atau siklus menstruasi yang tidak teratur? Tentu saja pertanyaan tersebut menjadi hal yang umum terjadi di kalangan wanita."Siklus menstruasi yang normal biasanya berkisar 21 sampai 35 hari. Namun saat siklus menstruasimu jadi lebih pendek (berlangsung setelah 15 hari) atau lebih dari 40 hari, maka hal ini berarti kamu memiliki siklus menstruasi yang abnormal," ungkap penelitian dari thehealthsite.com."Tidak teraturnya siklus menstruasi bisa terjadi karena beberapa hal. Namun ada 2 faktor utama yaitu PCOS (Polycystic ovary syndrome) atau sindrom ovarium polikistik yang membuat produksi sel telur wanita terganggu karena gangguan hormon serta mendekati masa menopause.""Nah, gangguan ini tentu saja bisa mempengaruhi kesempatan untuk mendapatkan keturunan. Oleh karena itu jika kamu mengalami hal di atas, maka segeralah berkonsultasi dengan dokter. Terutama apabila berhubungan dengan ketidakseimbangan hormon."

Rekomendasi