Safari politik AHY dorongan dari kader Demokrat

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto mengatakan safari politik AHY bertujuan untuk silaturahmi sekaligus belajar tentang kepemimpinan.

Raynaldo Ghiffari Lubabah
Safari politik AHY dorongan dari kader Demokrat
AHY bertemu Prabowo. ©2017 Istimewa

Direktur Yudhoyono Institute, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tengah intensif melakukan safari politik dengan bertemu para pemimpin dan sejumlah tokoh. Mulai dari Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla hingga terbaru, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto menyambut positif safari politik yang dilakukan AHY kepada para tokoh tersebut. Dia mengklaim AHY memiliki potensi menjadi pemimpin masa depan sehingga perlu belajar dari pengalaman para tokoh bangsa. "Kita melihat mas Agus ini kalau dari kalangan bawah, kalangan muda, terutama kalangan muda yang di daerah-daerah atau pun yang di kota pun juga, itu kan mempunyai juga mempunyai kemampuan untuk next leader ke depan," kata Agus di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/11).Agus tak menjawab secara tegas safari AHY bertujuan untuk mempersiapkan pencapresannya di 2019. Namun, melalui silaturahmi dengan banyak tokoh diyakini bisa memperbesar kans AHY menjadi pemimpin. "Kalau kita juga sering silaturahmi pasti juga yang bagus. Sehingga hal-hal tujuan yang apapun pasti apabila kita sering silaturahmi tentunya akan menunjang daripada suatu keberhasilan daripada tujuannya," tegasnya. Safari politik yang dilakukan AHY, kata Agus merupakan dorongan dari kader dan pemuda di seluruh Indonesia. Banyak kawula muda dan masyarakat disebut menginginkan AHY menjadi pemimpin Indonesia di masa yang akan datang. "Itu dorongan dari bawah, dari kader, bahkan lebih banyak dari kawula muda yang banyak mendorong beliau jadi the next leader. Karena sudah saatnya Indonesia juga mempunyai leader yang masih muda, yang trengginas, yang cakap dan yang juga dalam hal ini cerdas," ujar Agus. Wakil Ketua DPR ini tak menampik jika AHY akan melakukan pertemuan dengan para tokoh bangsa lain, semisal Presiden ke 5 yang juga Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Agus berujar semakin banyak bertemu tokoh bangsa, semakin banyak pula pelajaran yang didapat. "Ini beliau ingin seluruh aliran itu dalam hal ini dimintai ataupun diminta sarannya untuk supaya di dalam melangkah ke depan, di dalam kehidupannya jauh mempunyai bekal dari seluruh aliran, seluruh potensi, sehingga rasanya menjadi purna apabila ini semuanya tercakup di dalam suatu pemikiran yang cukup positif," ujarnya.Diketahui, AHY diam-diam melakukan pertemuan dengan Ketua umum Gerindra Prabowo Subianto, Selasa (31/10) sore tadi. Keduanya melakukan pertemuan di kediaman orangtua Prabowo di Kertanegara, Jakarta. "Tadi sore dari jam 17.00 WIB sampai 18.30 WIB. AHY dan Pak Prabowo cukup lama bertukar pikiran mengenai geo-politik internasional dan hubungannya dengan Indonesia," kata Wasekjen Demokrat Rachland Nashidik dalam pesan singkat.Selain itu, Prabowo dan AHY juga bicara mengenai perlunya para pemimpin mengesampingkan kepentingan politik partisan saat menghadapi hal-hal mengenai kepentingan bersama, baik sebagai sesama warga negara dan bangsa."AHY bersilaturahmi dengan Pak Prabowo setelah berturut turut menemui Pak Jokowi, Pak Anies, Pak Ahok dan Pak JK," kata Rachland.AHY didampingi Rachland Nashidik, Rico Rustombi, Andi Arief dan Husni Thamrin. Putra sulung SBY bersama Prabowo secara khusus mendiskusikan perlunya para pemimpin menemukan dan menyepakati common ground di tengah-tengah perbedaan-perbedaan politik yang wajar dalam demokrasi.

Rekomendasi