Politikus PKS sebut Johan Budi tak layak jadi pimpinan KPK

Johan dinilai tak layak karena tidak punya latar belakang pendidikan hukum.

Dieqy Hasbi Widhana
Oleh Dieqy Hasbi Widhana - Reporter
Politikus PKS sebut Johan Budi tak layak jadi pimpinan KPK
Johan Budi. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil menilai Calon Pimpinan Komisi Pemberantas Korupsi yang sekarang menjadi Plt Pimpinan KPK Johan Budi tak layak lolos menjadi pimpinan lembaga antirasuah. Hal tersebut berdasarkan hasil penelusuran rekam jejak yang dilakukan staf ahli Komisi III terhadap calon pimpinan KPK, nama Johan Budi Sapto Prabowo tak layak dipilih. Johan Budi mengenyam latar belakang pendidikan non hukum. "Staf ahli Komisi III DPR melakukan tracking, Johan Budi tidak layak jadi pimpinan KPK," kata Nasir Djamil di Kompleks Parlemen DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (14/12).Selain itu, menurut Politikus PKS ini, Johan Budi tak menempuh jenjang S1 bidang hukum. "Nanti kita konfirmasi soal pengalaman beliau di bidang hukum karena dia kan S1-nya bukan di bidang hukum. Mudah-mudahan dia bisa menjelaskan dengan baik," tuturnya. Meski demikian, menurut Nasir keputusan lolos atau tidaknya Johan Budi sebagai salah satu pimpinan lembaga antirasuah itu berada di tangan fraksi.‎ Keputusan harus dirembug bersama."Tidak ada pembicaraan awal apakah Johan Budi akan dipilih atau tidak. Kita serahkan ke masing-masing fraksi," ungkapnya. Selain itu, jejak rekam Johan Budi yang tidak lolos dalam pemilihan capim KPK periode lalu juga akan menjadi pertimbangan. Hal itu menjadi acuan bagi dirinya untuk menentukan nasib Plt pimpinan KPK tersebut. ‎‎ "Dia kan pernah tidak lolos dulu. Apakah sekarang ada perubahan atau tidak, kita akan konfirmasi. Mudah-mudahan bisa dia jelaskan dengan baik, apakah dia punya syarat atau tidak menjadi pimpinan KPK," pungkasnya.

Rekomendasi