Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar dinilai tengah melakukan promosi untuk menjadi Calon Wakil Presiden pada Pemilihan Presiden tahun 2019. Ketua Desk Pilkada PKB Daniel Johan menjelaskan Cak Imin dikaitkan menjadi cawapres awalnya atas permintaan masyarakat.
"PKB sangat amat berterima kasih dengan masyarakat 'grassroot mas', karena itu semua murni gerakan masyarakat," kata Daniel saat dihubungi merdeka.com, Kamis (25/1).
Gerakan dari masyarakat tersebut, kata Daniel, disambut oleh internal partai. Dia menyebutkan aspirasi masyarakat di daerah ditangkap oleh Dewan Pengurus Cabang (DPC) untuk mendorong Cak Imin menjadi Cawapres di 2019.
"Kemudian juga disambut dan mendorong semangat struktur DPC dan ranting untuk bergerak lebih intens dengan masyarakat," kata Daniel yang menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi IV DPR ini.
Sebelumnya diberitakan, hasil penelitian Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA mengatakan, PKB dan Partai Demokrat akan bersaing ketat di Pemilu Legislatif 2019. Bahkan mereka berlomba-lomba menyodorkan calon Wakil Presiden (Cawapres) untuk Presiden Joko Widodo maju Pilpres 2019. PKB ada nama Cak Imin sebagai tokohnya. Sementara, Demokrat punya Agus Harimurti Yudhoyono (SBY).
PKB dan Demokrat juga akan menjadi penentu dalam Pileg bagi partai besar yang mengusung Joko Widodo di Pilpres. Sebab persentase suara mereka masih cukup tinggi.
"Manuver Muhaimin dan AHY sebagai capres atau cawapres di Pemilu 2019 nanti juga akan mempengaruhi elektabilitas kedua partai," ujar peneliti LSI Rully Akbar.