Pertama di Indonesia, PDIP adakan tes online untuk Bacaleg Dapil DKI Jakarta

Pertama di Indonesia, PDIP adakan tes online untuk Bacaleg Dapil DKI Jakarta. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di beberapa Provinsi secara bertahap hari ini.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Pertama di Indonesia, PDIP adakan tes online untuk Bacaleg Dapil DKI Jakarta
PDIP Adakan Tes Online Untuk Bacaleg Dapil DKI Jakarta. ©Liputan6.com/Putu Merta Surya Putra

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) hari ini mengadakan tes tertulis dan psikotes secara online, untuk bakal calon legislatif Daerah Pemilihan DKI Jakarta, baik untuk DPR maupun DPRD. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di beberapa Provinsi secara bertahap hari ini.

"Ada 5 Provinsi yang mengadakan untuk penyaringan calon anggota legislatif melalui tes tertulis dan psikotes secara online. Sehingga dari aspek efisiensi diperoleh tahapan kemajuan yang baik. Seharusnya 6 jam kalau dengan cara normal, kalau cara online ini hanya 3,5 jam," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, di kantor DPP PDIP, Jakarta, Senin (4/6).

Menurut Hasto, yang menarik cara online tersebut. Dia mengatakan, merupakan kali pertama dilakukan oleh partai di Indonesia.

"Secara kepartaian baru pertama kali di Indonesia. Karena psikotes hanya PDIP yang lakukan," ujar Hasto.

Dia menuturkan, dengan cara online ini menunjukkan partainya terus melakukan perbaikan, khususnya dalam manajemen partai.

"Ini juga menunjukkan bagaimana PDIP terus melakukan perbaikan-perbaikan dalam manajemen partainya dengan memanfaatkan sistem informasi. Kemudian juga berbagai aplikasi-aplikasi terapan, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dari anggota Dewan itu sendiri," ungkap Hasto.

Adapun yang mengikuti hari ini totalnya 183 bacaleg. Di mana selain di DKI, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Gorontalo, Sumatera Utara, Papua Barat dan Sulawesi Barat, juga dilakukan proses yang sama.

"Jadi hari ini di Sumut itu 500, DKI 183, Kalimantan Barat 130, Kalimantan Tengah 119, Gorontalo 67, Sulawesi Barat 30, Papua Barat 200. Semua secara online. Bahkan gotong royong pun dilakukan secara online," pungkasnya.

Reporter: Putu Merta Surya Putra

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi