NasDem Berencana Duetkan Ahmad Sahroni-Airin untuk Pilgub DKI 2024

Effendy menilai pasangan Sahroni-Airin kompetitif menghadapi tokoh-tokoh lain seperti Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria dan Ahmed Zaki Iskandar dari partai Golkar.

Ahda Bayhaqi
Oleh Ahda Bayhaqi - Reporter
NasDem Berencana Duetkan Ahmad Sahroni-Airin untuk Pilgub DKI 2024
Ahmad Sahroni. ©2020 Merdeka.com

Partai NasDem tertarik memasangkan kadernya Ahmad Sahroni dengan mantan Wali Kota Tangerang Selatan dua periode Airin Rachmi Diany untuk Pilkada DKI Jakarta.

Ketua Teritorial Pemenangan Pemilu Partai NasDem Wilayah Jawa 1 Effendy Choirie menuturkan, NasDem mempertimbangkan Sahroni sebagai calon gubernur DKI Jakarta di Pilkada serentak 2024. Untuk mengusung Sahroni, NasDem yang memiliki 7 kursi DPRD DKI Jakarta, membutuhkan koalisi. Figur yang dilirik adalah Airin dari Partai Golkar.

"Salah satu yang menarik, pasangan untuk kakak Sahroni adalah Mbak Airin. Saya kira apabila itu terjadi maka akan menjadi pasangan yang keren dan seksi," ujar Effendy saat dihubungi merdeka.com, Rabu (5/1).

Effendy menilai pasangan Sahroni-Airin kompetitif menghadapi tokoh-tokoh lain seperti Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria dan Ahmed Zaki Iskandar dari partai Golkar.

Untuk mengusung pasangan Sahroni-Airin ini, NasDem membuka koalisi dengan partai Golkar. Serta partai-partai seperti PKS, PKB, PPP untuk membentuk koalisi.

"Kita bisa terbuka dengan Golkar, dengan PKS, PKB, PPP. Kita terbuka," ujarnya.

Bukan Anies-Sahroni

Sementara itu, NasDem tidak mempertimbangkan Anies untuk diusung di Pilkada DKI maupun dipasangkan dengan Sahroni karena asumsi akan maju di Pilpres 2024. Kecuali Anies tidak nyapres, maka perhitungannya akan berbeda.

"Pak Anies kan capres. Iya. Pak Anies capres. Kecuali nanti tidak capres ya kita lihat lagi. Berfikir ini untuk mengajukan kakak Sahroni menjadi gubernur itu dengan asumsi Pak Anies capres," ujarnya.

Bahkan, menurut Effendy, Anies bukan lagi kapasitasnya hanya menjadi gubernur DKI Jakarta. Tetapi sudah harus melangkah ke kancah nasional sebagai calon presiden 2024.

"Menurut saya Pak Anies itu sudah konsentrasi untuk capres, dapat partai sehingga dia perlu meyakinkan rakyat-rakyat di seluruh Indonesia untuk memberikan dukungan," ujarnya.

Rekomendasi