Ini cara Anies-Sandi yakinkan warga bakal antikorupsi jika terpilih
Merdeka.com - Pasangan cagub dan cawagub DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno sepakat untuk menciptakan iklim pemerintahan yang bersih dari praktik korupsi. Maka untuk meyakinkan warga Jakarta atas komitmennya, Anies-Sandi menjadi kandidat pertama yang mengumumkan jumlah dana kampanye yang digunakan selama sebulan terakhir.
"(Cara meyakinkan warga) nomor satu adalah mengelola dana kampanye kita tunjukkan," kata Anies di Posko Pemenangan Anies-Sandi di Jalan Cicurug No 6, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (9/12).
Kedua, kata Anies, melihat dari rekam jejak keduanya saat menjadi pemimpin di masing-masing instansi. Dia juga mengklaim saat memimpin Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mampu membuat terobosan untuk meningkatkan integritas.
"Kalau di dunia pendidikan kita pastikan semua paham apa itu korupsi, bagaimana mencegahnya, bagaimana memeranginya. Ketika berada di pemerintahan memastikan prosesnya bebas dari praktik korupsi," ujar Anies.
"Jadi waktu saya di Kemendikbud, LHKPN saya dipajang semua, jadi semua staf bisa lihat bisa bandingkan. Dalam periode kepemimpinan kami 100 persen pejabat di Kemendikbud melaporkan, hanya 2-3 persen yang tidak, itu juga karena meninggal, namanya masih ada di daftar, dan itu saya kejar satu-satu," cerita Anies.
"Kalau tidak lapor saya kirim email satu-satu, kami tidak mau di tempat yang mengajarkan pendidikan, justru di tempat ini problem integritas. Ketika bicara antikorupsi, kami membawa track record apa yang sudah kami kerjakan dan kami akan bawa di Jakarta," lanjut Anies.
Untuk itu, pihaknya melakukan transparansi sejak masa kampanye sebagai contoh pemerintahan yang akan dipimpinnya di masa yang akan datang. Sebab dengan transparansi kata Anies mampu mendorong hadirnya tata kelola pemerintahan yang baik.
"Dan transparansi ini membuat proses pemerintahan menjadi akuntable, apa yang diselenggarakan oleh pemerintah kami nanti akan siapkan aplikasi," ucap Anies.
Sehingga warga Jakarta bisa mengetahui apa saja yang dikerjakan oleh Pemda di daerahnya, kapan dan lain lain.
"Jadi kita warga kelurahan kita tahu persis tahun ini akan dikerjakan apa, kemudian kegiatan-kegiatan Pemda semua anggarannya akan ada di sini. Seperti kita melihat laporan keuangan pribadi, kita ingin seluruh rencana pemerintah bisa dilihat, rencana tersebut diterjemahkan dalam bentuk anggaran," tutup Anies.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya