Dijual, kaus '3 juta KTP tolak Ahok' di Bundaran HI

Yang utama nantinya DKI tak lagi dipimpin Ahok.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Dijual, kaus '3 juta KTP tolak Ahok' di Bundaran HI
Kaus tolak Ahok. ©2016 merdeka.com/arie basuki

Kaus 'gerakan 3 juta KTP tolak Ahok' laris manis di Car Free Day. Koordinator Forum Mitra RT/RW se-Jakarta Rahmat HS sengaja menjual kaus tersebut sebagai bentuk penolakan terhadap pencalonan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Pilgub DKI 2017.Menurutnya, KTP yang telah terkumpul untuk Ahok tidak penting. Baginya yang utama nantinya DKI tak lagi dipimpin Ahok. Mengenai siapa calon yang tepat, Rahmat, mengaku masih belum menentukan sikap.

Kaus tolak Ahok ©2016 merdeka.com/arie basuki

Kaus tolak Ahok ©2016 merdeka.com/arie basuki

"Belum, kalau siapa yang tepat untuk memimpin Jakarta ini kami belum menentukan sikap. Kami masih melihat-lihat dulu siapa calon dari PDIP atau partai lainnya," katanya di Bundaran Hotel Indonesia, Minggu (7/8).

Kaus tolak Ahok ©2016 merdeka.com/arie basuki

Kaus tolak Ahok ©2016 merdeka.com/arie basuki

Kaus tolak Ahok ©2016 merdeka.com/arie basuki

Rahmat akan terus bergerak dan mensosialisasikan kemasyarakat untuk mau berpartisipasi dan mengumpulkan KTP-nya untuk menolak Ahok. "Kita sebar terus formulirnya untuk tolak gubernur yang arogan dan zalim kepada masyarakat," pungkasnya.

Rekomendasi