Amankan pilgub, Polda Jatim mendapat anggaran Rp 55 miliar

Ada 40.499 personel yang akan disebar di 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur.

Moch. Andriansyah
Oleh Moch. Andriansyah - Reporter
Amankan pilgub, Polda Jatim mendapat anggaran Rp 55 miliar
polisi. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Polda Jawa Timur mendapat kucuran anggaran sebesar Rp 55 miliar untuk mengamankan pelaksanaan Pemilihan Gubernur Jawa Timur. Anggaran itu untuk kebutuhan 40.499 personel yang disebar di 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur.Menurut Kabid Humas Polda Jawa Timur AKBP Awi Setiyono, Operasi Kepolisian Kewilayahan Ops Mantap Praja-Pilgub Jatim 2013 bernomor R/Renopspam/10/IV/2013 tertanggal 19 April ini, dilakukan untuk mengantisipasi kericuhan yang dimungkinkan bakal terjadi saat pelaksanaan Pilgub Jawa Timur pada 29 Agustus mendatang."Total dukungan anggaran yang dikucurkan sekitar Rp 55 miliar. Tapi kami belum merinci berapa jumlah kebutuhan di masing-masing Polres, Polresta dan Polrestabes," kata Awi di Mapolda Jawa Timur, Jumat (7/6).Awi mengatakan, anggaran Rp 55 miliar itu hanya untuk satu putaran selama 51 satu hari pra pelaksanaan hingga pasca Pilgub Jawa Timur selesai digelar. "Anggaran itu untuk pelaksanaan mulai dari pelaksanaan kampanye pada 12 sampai 25 Agustus hingga cipta kondisi pasca pelantikan pada 13 sampai 22 Febuari 2014," ujarnya.Jumlah personel yang akan diturunkan, kata dia, sekitar 40.499 personel terdiri dari personel Polda Jawa Timur, Brimob dan jajaran se-Jawa Timur. "Untuk masing-masing kabupaten/kota, kami belum merinci berapa pembagian jumlah personelnya. Sekarang masih tahap persiapan," katanya.Sesuai rencana, pengaman dilakukan kepada Cagub dan Cawagub, penyelenggara Pilkada, tim sukses dan jurkam, peserta kampanye, masyarakat umum, pengguna jalan dan pengguna hak suara.Selain itu, sasaran operasi juga terfokus pada lokasi, seperti tempat tinggal, kantor KPU, gedung-gedung vital dan tempat-tempat yang dijadikan sebagai lokasi kampanye. "Ini dilakukan untuk menciptakan suasana yang kondusif di Jawa Timur selama pelaksanaan Pilkada," tandas dia.

Rekomendasi