Bakal calon petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku tak lagi berharap diusung PDI Perjuangan. Alasannya karena dia telah mengantongi dukungan dari tiga partai yakni Hanura, NasDem dan Partai Golkar.
Dukungan dari tiga partai telah melebihi syarat untuk mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai calon gubernur DKI Jakarta pada pilgub tahun depan. Basuki atau akrab disapa Ahok menegaskan tak akan menjadi kader atau mendaftar penjaringan di PDIP hanya untuk diusung partai berlambang banteng moncong putih.
"Enggak ada istilah minta daftar cagub ya. Kita makanya (akan tanya) tiga partai bagaimana. Marah dong (kalau harus daftar cagub ke PDIP). Orang dia sudah cukup," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (29/7).
Tiga partai pengusung Ahok yakni Hanura, NasDem dan Golkar memiliki 24 kursi di DPRD DKI dan sudah memenuhi syarat pencalonan di KPUD Jakarta yang minimal 22 kursi untuk mengusung pasangan calon di Pilgub 2017.
"Sudahlah. Orang sekarang partainya lengkap kok. Berarti kita kan lebih baik," ujarnya yakin.
Mantan Bupati Belitung Timur ini tidak akan mengambil pusing permasalahan Pilkada DKI 2017 mendatang. Dia memilih lebih mengikuti jejak Preisiden Joko Widodo.
"Bener kata Pak Jokowi, kerja kerja kerja saja. Enggak usah terlalu dipikirin," tutupnya.