Cerita pocong gentayangan di Kampung Pengasinan, Kelurahan Bintara, Bekasi Barat, membuat heboh seluruh warga. Para warga juga sempat khawatir mendengar kabar tersebut dan sempat tidak berani untuk keluar saat malam hari.Nanto (39), salah satu warga yang tinggal tidak jauh dari tempat pemakaman mengatakan, isu pocong gentayangan memang baru kali ini terjadi di Kampung Pengasinan. Meski demikian belum ada satu orang warga pun yang melihat langsung pocong tersebut."Kalau pocong mah itu kayaknya cuma isu doang, karena semua orang bilang katanya-katanya saja. Tapi tidak ada yang lihat langsung," ujarnya saat ditemui merdeka.com, Jumat (12/9).Nando menceritakan, pocong gentayangan yang diduga bernama Ipan Supriyatna yang meninggal 16 agustus 2014 lalu adalah lantaran kesalahpahaman warga menerima informasi dari tempat lain."Yang bener informasinya ada keluarga kesurupan almarhum, minta agar tali pocongnya dibuka. Warga ngiranya barang kali pocongnya gentayangan balik ke rumahnya minta tali pocong dibukain," jelasnya.Nando melanjutkan, kuburan tempat Nando dimakamkan memang tidak terlalu angker dibanding pemakaman-pemakan di tempat lain. Namun warga yang rumahnya persis di pinggir kuburan wakaf milik Mbah Raden, mengaku sering mendengar dan melihat hal-hal yang berbau mistis."Namanya kuburan pasti ada mistis, tapi ini nggak terlalu angker. Kalau suara-suara nangis suara teriak sama penampakan cahaya sesekali ada cuma nggak sering juga," paparnya.Dia melanjutkan, pernah ada cerita yang mengherankan saat pemakaman seorang pemuda beberapa waktu lalu. Saat itu, acara pemakaman yang terjadi sore hari dihebohkan dengan jenazah yang keluar dari kurung batang dengan sendirinya."Kejadiannya sudah lama, waktu mau nguburin anak muda sebelum magrib. Tiba-tiba saja itu jenazah keluar sendiri dari kurung batang. Padahal warga nggak ada yang mengeluarkan dan warga juga tidak ada yang merhatiin. Tau-tau itu mayat ada di samping kurung batang aja," jelasnya.Dia melanjutkan, hal itu diketahui saat keluarga hendak memasukkan jenazah ke liang lahat. Melihat itu warga pun langsung berdoa dan meneruskan pemakaman."Kurung batangnya masih ditutup, tikernya ada di kurung batang. Pada berdoa aja semua minta dilancarin penguburannya. Nggak lama setelah dikubur, sempet ambles juga kuburannya. Akhirnya didoain serius sama Pak Haji, yah normal lagi," paparnya.
Selain pocong, ada kisah jenazah keluar sendiri di Bekasi
Menurut warga, Makam Mbah Raden di Bekasi dikenal seram. Mereka suka dengar suara tangisan.
Advertisement
Rekomendasi