Sambangi Kalijodo, KPAI ingin pastikan anak-anak tak trauma

"Jangan sampai bakat intelegensinya anak-anak terganggu dengan pemindahan ini."

Ronauli Manondangi Margareth
Sambangi Kalijodo, KPAI ingin pastikan anak-anak tak trauma
Ahmad Dhani blusukan di Kalijodo. ©2016 Merdeka.com/Etika Widya Kusumadewi

Pasukan gabungan TNI-Polda Metro Jaya melakukan Operasi Penyakit Masyrakat (pekat) di kawasan Kalijodo, Jakarta Utara. Kondisi ini menjadi perhatian penting Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Mereka ingin melihat kondisi anak-anak di wilayah sana dalam keadaan baik.Sekretaris Jenderal KPAI Erlinda menuturkan, pihaknya ingin adanya relokasi kawasan prostitusi Kalijodo tidak mengganggu psikologi anak-anak."Kita ke sini memastikan apakah hak anak didapatkan oleh anak tersebut. Hak aman mereka, hak pendidikan mereka, dan hak lainnya. Kami pun akan assesment psikologis anak ini trauma atau tidak dan down, karena jangan sampai bakat intelegensinya terganggu dengan pemindahan ini," kata Erlinda di lokasi, Sabtu (20/2).Erlinda menyatakan, pihaknya juga bukan hanya memperhatikan pendidikan anak saja. Banyak aspek menjadi sorotan KPAI. Sebab banyak juga warga yang menjual sembako."Ini harus dipastikan ada atau tidak, karena di sinikan ada yang berjualan sembako, dan lain-lain," ujarnya.KPAI, kata Erlinda, juga telah menerima data dari dinas setempat tentang anak-anak yang masih di usia dini. Jumlahnya cukup banyak. Sehingga ini perlu adanya pemantauan terkait kondisi mereka."Dari data yang kami dapat kemarin ada sekitar 100 anak yah. Apakah betul sejumlah itu atau lebih dari itu. Ada batasan rentangan anak-anak batita, balita, dan bayi yah," katanya.

Rekomendasi