Saat calon gubernur diterpa isu selingkuh

Tim Sukses Alex Noerdin menganggap video testimoni perselingkuhan itu hanyalah kampanye hitam.

Laurencius Simanjuntak
Oleh Laurencius Simanjuntak - Reporter
 Saat calon gubernur diterpa isu selingkuh
Alex Noerdin. Merdeka.com/Arie Basuki

Isu video seks, perselingkuhan, dan sejenisnya kerap muncul jelang kontestasi politik di negeri ini. Isu serupa juga pernah menerpa Alex Noerdin pada 2008, yang saat itu ingin berlaga dalam Pemilihan Gubernur Sumatera Selatan.Lewat situs pengunggah video, lelaki berkaos berkaca mata dan berkaos biru itu membeberkan aib yang dilakukan istrinya sendiri. Tidak main-main, dalam video itu Azwirdhi Aminudin menuding Andria Sisca, istri yang sudah memberinya tiga anak, selingkuh dengan Alex Noerdin, yang saat itu masih menjabat Bupati Musi Banyuasin."Selamat malam untuk seluruh masyarakat Indonesia khususnya warga Sumatera Selatan, Nama saya Azwirdhi Aminudin. Di sini saya akan menceritakan pengamalan pahit saya dalam menjalankan hidup saya," demikian dikatakan Azwirdhi dalam video yang diberi nama 'Alex Love Sisca' pada 19 April 2008.Dalam video berdurasi 8 menit 37 detik itu, Azwirdhi tidak hanya memberikan testimoni, namun juga bukti berupa foto-foto Alex-Sisca dan juga data imigrasi kepergian istrinya ke luar negeri, yang ia sebut untuk bertemu sang bupati."Hidup saya dikhianati oleh seorang sahabat karib ayah saya, orang tersebut adalah Alex Noerdin, yang saat ini menjabat sebagai Bupati Musi Banyuasin Sumatra Selatan," kata Azwirdhi yang tampak duduk di atas sebuah sofa.Tidak hanya menuding lewat You Tube, Azwirdhi bahkan sempat menggelar jumpa pers tentang pengalaman pahitnya sebagai suami itu.Namun, publik banyak yang tidak percaya atas pengakuan Azwirdhi. Apalagi saat itu sedang berdekatan dengan momentum pemilihan Gubernur Sumsel. Alex saat itu disebut-sebut sebagai calon yang paling siap memimpin Sumsel setelah keberhasilannya membuat program sekolah dan kesehatan gratis di Kabupaten Musi Banyuasin.Tim Sukses Alex Noerdin menganggap testimoni itu hanyalah kampanye hitam bagi Alex.
Dalam sebuah kesempatan di Musi Banyuasin, ketua DPD Golkar Sumsel itu juga membantah tudingan Azwirdhi dan menyebutnya sebagai fitnah serta kebohongan publik. Kabar itu, tidak lagi berhembus sejak Alex menang dan menjabat sebagai Gubernur Sumsel. Namun, saat menyatakan diri maju sebagai calon gubernur DKI tahun ini, tudingan Azwirdhi empat tahun lalu juga tetap membayangi. Tapi Alex tetap santai menanggapi kabar yang menurutnya isu murahan itu."Namanya isu, itu selalu muncul pada setiap pilkada dan akan muncul lagi di setiap pilkada," ujar Alex di Jakata beberapa waktu lalu.

Rekomendasi