Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Proyek Bandara Kertajati tahun ini fokus garap sisi darat

Proyek Bandara Kertajati tahun ini fokus garap sisi darat Ilustrasi bandara. ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/potowizard

Merdeka.com - PT BIJB selaku pengembang Bandara Kertajati akan fokus membangun infrastruktur sisi darat pada tahun ini. Sisi darat itu meliputi terminal dan bangunan penunjang.

"Usai mendapatkan pemenang lelang, maka tahun ini kami fokus terhadap pembangunan sisi darat yang pengerjaannya dilakukan sejak akhir 2015 kemarin," kata Direktur Utama PT BIJB, Virda Dimas, di Bandung, Senin (11/1).

Untuk pembangunan sisi darat, Virda mengatakan, pengerjaannya dibagi ke dalam tiga paket dan digarap beberapa perusahaan. Misalnya grading jalan, drainase, parkir (hardscape, landscape), dan ramp (simpang susun) dikerjakan PT Adhi Karya.

Sedangkan paket 2 akan dilakukan pembangunan perumahan, dengan lingkup seluruh bangunan terminal utama penumpang oleh KSO PT Wijaya Karya. Adapun paket tiga digarap PT Waskita Karya dengan lingkup bangunan PKPPK Main Station, bangunan main power house, bangunan distribusi air bersih, bangunan pengolahan limbah, bangunan pembakaran sampah, bangunan sub station.

Untuk sisi udara, lanjut Virda, pembangunan akan dikerjakan oleh Kementerian Perhubungan.

Virda melanjutkan, pembangunan sisi darat tahap IA menggunakan lahan sudah dibebaskan Pemprov Jabar, seluas 873 Ha. Di antaranya meliputi commercial apron seluas 397.980 meter persegi, terminal seluas 90 ribu meter persegi dengan perkiraan kapasitas 5 juta penumpang per tahun, terminal kargo dengan kapasitas 0,004 MT per tahun. Adapun panjang landas pacu saat ini baru mencapai 2.500 meter, dan ditargetkan tahun depan menjadi 3.000 meter.

Sementara pembangunan tahap 1B meliputi meningkatkan kapasitas commercial apron menjadi 490.400 meter persegi, meningkatkan kapasitas terminal menjadi 121.100 meter persegi dengan kapasitas 8,6 juta penumpang per tahun, dan kapasitas terminal kargo menjadi 0,07 MT per tahun.

"Untuk mendirikan bangunan ini kami telah mendapat izin dari Kementerian Perhubungan," ucap Virda.

Virda berharap seluruh paket tuntas dikerjakan pada triwulan III di tahun 2017. "Kami telah buat analisis dan mitigasi risiko, mudah-mudahan bisa diselesaikan dalam waktu yang ditentukan," tutup Virda.

(mdk/ary)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP