Polisi sebut suporter paksa masuk stadion karena layar di luar mendadak mati
Merdeka.com - Sejumlah fasilitas di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) rusak usai laga Final Piala Presiden antara Persija vs Bali United. Berdasarkan foto dan video yang tersebar di dunia maya, fasilitas stadion yang baru saja direnovasi itu dirusak suporter.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, mengaku sudah memberikan penjagaan maksimal dan ketat selama pertandingan berlangsung. Perusakan itu, kata Argo, terjadi di luar perkiraan.
"Gini, awalnya itu semua berjalan dengan aman. Para penonton yang nonton di luar pakai screen. Tiba-tiba mati, lalu berusaha masuk ke dalam dengan memaksa membuka pintu yang terkunci. Mereka masuk gerbang yang dikunci itu," ujarnya di Polda Metro Jaya, Senin (19/2).
Kejadian itu sangat disayangkan. Apalagi pemeriksa telah mengeluarkan banyak biaya untuk merenovasi stadion tersebut.
"Harus dijaga. Itu nanti akan dipakai untuk Asian Games," ujarnya.
Mengamankan pertandingan itu, 10 ribu personel dikerahkan ke seluruh sudut stadion. Atas insiden perusakan itu, Argo menjelaskan bukan tidak mungkin Ketua Jakmania dipanggil.
"Itu kita lihat nanti perkembangannya, bila diperlukan akan dipanggil," jelas dia.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya