Polisi Sebut Pengikut Rizieq yang Tewas dari Laskar Khusus Kerap Halangi Penyidikan

Kelompok itu terlibat baku tembak dengan anggota Polda Metro Jaya di ruas Tol Jakarta-Cikampek kilometer 50 pada dini hari tadi sekitar pukul 00.30 WIB. 6 Tewas dan 4 melarikan diri.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Polisi Sebut Pengikut Rizieq yang Tewas dari Laskar Khusus Kerap Halangi Penyidikan
Kapolda Jatim Irjen pol M Fadil Imran. ©2020 Merdeka.com/Erwin Yohanes

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengidentifikasi kelompok yang diduga pengikut pimpinan FPI Rizieq Syihab yang tewas ditembak. Kelompok itu terlibat baku tembak dengan anggota Polda Metro Jaya di ruas Tol Jakarta-Cikampek kilometer 50 pada dini hari tadi sekitar pukul 00.30 WIB. 6 Tewas dan 4 melarikan diri.

"Jadi dari hasil penyelidikan awal kelompok yang menyerang diidentifikasi sebagai laskar khusus yang selama ini menghalang-halangi proses penyidikan," kata dia di Polda Metro Jaya, Senin (17/12).

Sebelumnya, Fadil Imran menjelaskan, peristiwa baku tembak bermula ketika enam polisi sedang menyelidiki terkait rencana pengerahan massa pada pemeriksaan Rizieq Shihab yang dijadwalkan berlangsung pukul 10.00 WIB hari ini.

Sebab, informasi yang diterima kepolisian, akan terjadi pengerahan massa saat Rizieq Shihab diperiksa di Polda Metro Jaya.

"Bahwa akan ada pengerahan kelompok massa untuk mengawal pemeriksaan MRS di Polda Metro Jaya. Terkait itu kami kemudian melakukan penyelidikan kebenaran info itu," kata Fadil soal kelompok yang diduga pendukung Rizieq.

Fadil menerangkan, kepolisian bertemu dengan salah satu kendaraan di ruas jalan tol. Ketika anggota Polda Metro Jaya membuntuti. Mobil itu mempepet dan melakukan penyerangan dengan menggunakan senjata api dan senjata tajam.

Kepolisian pun melepaskan tembakan. Enam orang meninggal dunia lokasi kejadian. Sementara empat orang lainnya kabur.

"Anggota yang terancam keselamatan jiwanya karena diserang kemudian melakukan tegas dan terukur sehingga terhadap kelompok yang diduga pengikut MRS yang berjumlah 10 orang ada enam orang yang meninggal dunia," tandas Fadil.

Penjelasan FPI

Sementara itu Tim Kuasa Hukum Rizieq, Aziz Yanuar memberikan keterangan berbeda. Dia menyebut ada peristiwa pengadangan terhadap rombongan Rizieq. Dia menyebut enam laskar pengawal Rizieq diculik.

"Bahwa semalam IB (Imam Besar) dengan keluarga termasuk cucu yang masih balita, menuju tempat acara pengajian subuh keluarga, sambil memulihkan kondisi. Sekali lagi ini pengajian subuh internal khusus keluarga inti," kata Aziz.

Aziz melanjutkan, dalam perjalanan menuju lokasi pengajian subuh keluarga tersebut, rombongan diadang oleh preman atau orang tak dikenal.

"Para preman OTK yg bertugas operasi tersebut mengadang dan mengeluarkan tembakan kepada laskar pengawal keluarga. Hingga saat ini para pengadang berhasil melakukan penembakan dan 1 mobil berisi 6 orang laskar masih hilang diculik oleh para preman OTK bertugas operasi," katanya.

Reporter: Ady Anugrahadi

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi