Polda Sumut telusuri polisi yang pukul dan tendang operator warnet

Disebut-sebut, siswa sekolah itu merupakan putra dari petugas kepolisian tersebut.

Yan Muhardiansyah
Oleh Yan Muhardiansyah - Reporter
Polda Sumut telusuri polisi yang pukul dan tendang operator warnet
Polisi aniaya operator warnet. ©2016 facebook.com/Muhammad Prasetyo Wibowo Yvcm

Polda Sumut masih menyelidiki kekerasan yang dilakukan anggota kepolisian terhadap petugas warnet di Medan. Mereka masih mengidentifikasi orang dengan seragam kepolisian yang melakukan kekerasan itu."Kejadian dalam rekaman itu masih diselidiki. Kita juga sedang identifikasi siapa sebenarnya oknum Polri yang ada di rekaman tersebut," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting, Kamis (4/8).Sejumlah informasi sudah masuk terkait kejadian itu. Di antaranya ada yang menyebut bahwa siswa sekolah itu merupakan putra dari petugas kepolisian yang melakukan aksi kekerasan itu. "Tapi kita belum bisa pastikan. Saya dapat infonya dari rekan wartawan. Kita masih selidiki dan mencoba mengidentifikasi," jelas Rina.Seperti diberitakan, seorang polisi terekam kamera pengintai melakukan penganiayaan terhadap operator warung internet (warnet). Tak hanya memukul, petugas tersebut juga menendang. Sedangkan rekannya hanya melihat dan sesekali mencoba melerai.Kejadian itu terekam dalam video berdurasi 2 menit 22 detik, yang diunggah oleh Muhammad Prasetyo Wibowo sekaligus pemilik warnet Bloody di Jl Menteng Raya, Medan, tersebut ke media sosial, Kamis (4/8). Dia menyesalkan tindakan aparat yang main hakim sendiri terhadap anak buahnya.

Rekomendasi