PKS: KPK pakai cara preman saat sita mobil Luthfi Hasan

Reporter : Ya'cob Billiocta | Rabu, 8 Mei 2013 12:16




PKS: KPK pakai cara preman saat sita mobil Luthfi Hasan
Mobil Luthfi Hasan Ishaaq disegel KPK. ©2013 Merdeka.com/M. Luthfi Rahman

Merdeka.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengkritik cara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), saat menyita mobil yang diduga milik tersangka kasus suap kuota impor daging sapi Luthfi Hasan Ishaaq di DPP PKS Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan. Politikus PKS Fahri Hamzah menilai cara KPK tak ubahnya preman, karena tak bawa surat penyitaan.

"Apapun tetap harus pakai prosedur, anda tiba-tiba didatangi orang mau nyita mobil atau rumah anda. Kita tanya anda siapa? Dia bilang KPK? Buktinya mana? Ya enggak bisa dong. Kemarin enggak bawa surat, jadi kaya preman," kata Fahri saat dihubungi, Rabu (8/5).

Mungkin karena sangking geramnya, Fahri bahkan berniat ingin meninju orang KPK yang disuruh menyita. Menurutnya, negara telah menetapkan prosedur terkait hal itu. Sudah seharusnya warga negara, termasuk institusi KPK bekerja sesuai prosedur yang berlaku.

"Ini negara bukan main-main. Itu namanya tujuan menghalalkan cara. Ketika negara mengakses rakyat, negara harus memiliki dasar yang kuat sebelumnya dan harus tertulis secara jelas. Orang KPK enggak mengerti UU dasar, maunya tangkap," terangnya.

Fahri membantah kritiknya sebagai usaha perlawanan PKS kepada KPK. Dia membandingkan kinerja penegak hukum di Amerika. Menurutnya, di Amerika, negara tidak seenaknya bebas bertindak kepada warga negaranya.

"Sekarang ini, kamu jangan persoalkan ke PKSnya, tapi KPKnya. Kenapa datang enggak pakai surat. Supaya jangan jadi abuse of power. Ini urusan apa. Jangan petantang petenteng datang ke kantor orang," tegas Fahri.

[did]


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Paripurna tandingan kubu Jokowi penuh canda dan sindiran ke KMP
  • 'Gerakan ISIS' Aceh minta pasangan mesum di salon dicambuk
  • ISIS ancam bunuh warga Barat dengan virus Ebola
  • Fadli Zon: DPR tandingan ilegal inkonstitusional!
  • Fadli Zon akui tukang tusuk sate salah, polisi sudah benar
  • Presiden Jokowi instruksikan dana bansos tak lagi uang cash
  • Pembagian tak rata, penjambret yang bunuh korbannya berkelahi
  • Perekonomian mati jika Jokowi tak segera naikkan harga BBM
  • Mengapa Pramono Anung batal jadi ketua DPR tandingan?
  • Warga Mampang: Kalau orang baru, rumahnya didatangi kuntilanak
  • SHOW MORE