Pengamanan Bandara Kualanamu diperketat usai teror bom di Surabaya

Pengamanan Bandara Kualanamu diperketat usai teror bom di Surabaya. Peningkatan pengamanan itu dilakukan sesuai instruksi direksi Angkasa Pura 2 dan Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub. Perintah itu tertuang dalam surat bernomor : 108/SP/KJSH/V/2018 tertanggal 13 Mei 2018.

Yan Muhardiansyah
Oleh Yan Muhardiansyah - Reporter
Pengamanan Bandara Kualanamu diperketat usai teror bom di Surabaya
Bandara Kualanamu dijaga ketat. ©2016 merdeka.com/yan muhardiansyah

Teror bom bunuh diri yang terjadi di Surabaya, Jawa Timur, memaksa instansi-instansi meningkatkan kewaspadaan. Di Bandara Kualanamu, misalnya, pengamanan diperketat.

Peningkatan pengamanan itu dilakukan sesuai instruksi direksi Angkasa Pura 2 dan Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub. Perintah itu tertuang dalam surat bernomor : 108/SP/KJSH/V/2018 tertanggal 13 Mei 2018.

"Khusus di Bandara Kualanamu pengetatan pengamanan dilakukan personel Avsec bersama TNI dan Polri dengan melaksanakan pemeriksaan mobil-mobil yang masuk ke bandara," kata Wisnu Budi Setianto, Branch Communication and Legal Manager Bandara Kualanamu, Senin (14/5).

Petugas gabungan juga melakukan patroli, baik di dalam maupun di luar terminal. Mereka akan mengamankan lokasi parkir dan fasilitas bandara lainnya. "Pemeriksaan terhadap orang dan barang dilakukan melalui x-ray dan profiling," jelas Budi.

Peningkatan pengamanan ini akan terus dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Intinya pihak bandara akan berupaya memberi rasa aman dan nyaman kepada pengguna jasa bandara dan jasa penerbangan.

"Kami juga akan melakukan tindakan jika ada sesuatu hal yang mencurigakan," tegas Wisnu.

Rekomendasi