PDIP berharap Gede Palguna dan Suhartoyo kembalikan marwah MK
Merdeka.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyambut baik terpilihnya I Dewa Gede Palguna dan Suhartoyo sebagai hakim konstitusi yang baru. Pengganti Hamdan Zoelva dan Ahmad Fadlil Sumadi yang telah habis masa jabatannya itu diharapkan mengembalikan marwah Mahkamah Konstitusi (MK).
Plt Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, berharap MK memiliki energi baru untuk menghilangkan berbagai bentuk keraguan akibat praktik transaksi keputusan yang dilakukan pada periode Akil Mochtar.
"Kedua hakim baru MK tersebut diharapkan mampu mengembalikan marwah MK yang sempat robek akibat akrobat hukum dan transaksi keputusan yang dilakukan Akil Mochtar," ujar Hasto di Jakarta, Rabu (7/1).
Secara khusus, partai penguasa ini juga mengucapkan selamat atas terpilihnya I Dewa Gede Palguna sebagai hakim konstitusi dari unsur pemerintah dan Suhartoyo dari unsur Mahkamah Agung (MA).
Hasto menambahkan, menjadi Hakim MK selain harus memiliki sikap kenegarawanan, juga harus mampu berdiri kokoh dari tarik menarik kepentingan politik di luar MK.
"Menjadi komitmen PDIP untuk menempatkan MK sebagai bagian dari kekuasaan kehakiman yang merdeka, profesional, dan selalu menjunjung tinggi keadilan di dalam seluruh proses peradilan yang dijalankan. Sebab Hakim MK memiliki tugas yang sangat penting dan keputusannya bersifat final dan mengikat," kata Hasto.
Karena itulah para hakim MK harus memiliki integritas dan kepribadian yang tidak tercela, bersikap adil, dan negarawan yang menguasai konstitusi dan ketatanegaraan," imbuhnya.
Hasto menambahkan, PDIP juga mengapresiasi atas kerja keras penuh integritas yan dilakukan Panitia Seleksi Hakim Konstitusi yang dipimpin oleh Prof Saldi Isra dan Refly Harun. (mdk/ren)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya