Pajero TNI di Kampanye Prabowo Milik Purnawirawan RAT, Ganti Pelat Agar Bebas Macet

Mobil itu ternyata dikemudikan sopir berinisial L yang diperintahkan RAT untuk membeli nasi bungkus dan mengirimkannya ke Gedung Pajajaran Bogor, Jawa Barat pada Kamis (21/3) kemarin. Semula, mobil memakai pelat sipil.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Pajero TNI di Kampanye Prabowo Milik Purnawirawan RAT, Ganti Pelat Agar Bebas Macet
TNI Angkat Bicara Terkait Video Mobil Pembawa Logistik di Kampanye Prabowo. ©Liputan6.com/Immanuel Antonius

Mabes TNI sudah mendapatkan informasi awal terkait penyelidikan mobil Pajero berplat nomor dinas TNI 3005-00 yang viral di media sosial. Mobil itu terekam mengangkut logistik di sebuah acara kampanye Prabowo-Sandiaga.

Kapuspen TNI Mayjen Sisriadi menyebut, mobil dengan plat nomor dinas TNI itu milik purnawirawan berinisial RAT.

"Setelah melakukan penyelidikan awal di lingkungan internal TNI, POM TNI mengembangkan penyelidikan terhadap pihak-pihak terkait di lapangan, tidak ditemukan indikasi keterlibatan prajurit TNI dalam kasus ini," kata Sisriadi dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Sabtu (23/3).

"Diketahui bahwa pemilik mobil Pajero ber-pelat nomor dinas TNI 3005-00 adalah seorang Purnawirawan TNI, pensiun tahun 2001, berinisial RAT," sambungnya.

Sebenarnya, kata dia, mobil tersebut milik pribadi RAT karena mobil dinas sudah dikembalikan saat memasuki masa pensiun. Namun, untuk pelat nomor dinas tetap dipegang yang bersangkutan.

Terkait video tersebut, Sisriadi menceritakan, mobil itu ternyata dikemudikan L, sopir yang diperintahkan RAT untuk membeli nasi bungkus dan mengirimkannya ke Gedung Pajajaran Bogor, Jawa Barat pada Kamis (21/3) kemarin. Semula, mobil memakai pelat sipil.

"Awalnya mobil tersebut berangka dengan menggunakan nomor registrasi sipil, namun karena macet, sopirnya (L) berinisiatif mengganti dengan plat nomor dinas menuju Gedung Pajajaran Bogor," jelasnya.

Berita mengenai Prabowo Subianto di Liputan6.com

Saat ini, pelat mobil dinas milik purnawirawan TNI atas nama inisial RAT sudah disita oleh POM TNI. Pelat itu disita karena diduga telah disalahgunakan.

"Atas dasar hasil pengembangan perkara tersebut, POM TNI melakukan penyitaan plat nomor dinas TNI 3005-00 yang tidak dilengkapi BNKB (STNK TNI)," jelas dia.

Rekomendasi