Modus gantikan pensiunan, PNS Dishub Banyuasin tipu warga masuk CPNS

Modus gantikan pensiunan, PNS Dishub Banyuasin tipu warga masuk CPNS. Dengan modus menggantikan pensiunan, seorang pegawai negeri sipil (PNS) Dinas Perhubungan Banyuasin berinisial SY (58), nekat menipu warga yang ingin menjadi CPNS. Setelah menikmati ratusan juta rupiah, pelaku akhirnya ditangkap polisi.

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
Modus gantikan pensiunan, PNS Dishub Banyuasin tipu warga masuk CPNS
Penipuan PNS di Palembang. ©2016 Merdeka.com

Dengan modus menggantikan pensiunan, seorang pegawai negeri sipil (PNS) Dinas Perhubungan Banyuasin berinisial SY (58), nekat menipu warga yang ingin menjadi CPNS. Setelah menikmati ratusan juta rupiah, pelaku akhirnya ditangkap polisi.Pelaku yang tinggal di Jalan Dani Effendy, Kelurahan Talang Betutu, Kecamatan Sukarami, Palembang, itu ditangkap saat berada di halaman Mapolda Sumsel. Penangkapan berdasarkan pengembangan dari keterangan seorang tersangka yang lebih dulu dilakukan.Kapolresta Palembang Kombes Pol Tommy Aria Dwiyanto mengungkapkan, tersangka SY merupakan anggota sindikat penipuan terhadap para pegawai honorer yang ingin menjadi CPNS. Agar korbannya terpikat, tersangka menyertakan daftar fiktif orang-orang yang sudah diangkat PNS atas bantuannya."Tersangka SY salah satu anggota sindikat, yang satu lebih dulu ditangkap, satunya buron inisial FJ," ungkap Tommy di Mapolsek Sukarami Palembang, Selasa (20/9).Diduga, sindikat ini telah lama beraksi lantaran jumlah korbannya telah mencapai 30-an orang. Setiap korban dimintai uang imbalan mulai Rp 150 juta hingga Rp 250 juta yang dijanjikan ditempatkan untuk menggantikan PNS yang pensiun."Yang lapor baru satu orang, sisanya belum lapor karena masih ingin uangnya dikembalikan oleh tersangka," ujarnya.Setelah korban menyerahkan duit yang diminta, tersangka mengirim surat keputusan (SK) pengangkatan dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) palsu ke email korban. Begitu korban mengecek SK itu, ternyata nama yang bersangkutan tidak ditemukan."Modusnya korban dijanjikan disisipkan atau menggantikan PNS yang pensiun. Penempatannya di wilayah Sumsel," kata dia.Sementara itu, tersangka SY mengaku berhasil meraup Rp 3 miliar dari 35 korban yang sudah ditipunya. Uang itu dibagi dengan dua rekannya sesuai peran masing-masing."Tadinya cuma mau menolong orang yang pingin masuk PNS. Surat-suratnya memang dipalsukan dan dikirim ke email yang daftar. Saya cuma yang ngajak aja," tukasnya.

Halaman
Rekomendasi