Ratusan warga Tangerang Selatan memadati halaman kantor Kecamatan Pamulang untuk bisa mendapatkan minyak goreng yang dijual seharga Rp14 ribu per liter. Saat ini harga minyak goreng di daerah ini masih cukup tinggi, di atas Rp40 ribu per dua liter.
Sumiati (43), warga Reni Jaya, Pamulang, mengaku mengikuti sejumlah tetangga untuk bisa memperoleh jatah dua liter minyak goreng yang dijual di Pasar Murah itu.
"Ikut nebeng sama tetangga pada ngajakin ke sini. Kalau sendiri-sendiri sih mending beli di warung dekat rumah, sama saja buat ongkos naik ojek," kata ibu rumah tangga tersebut di halaman kantor Kecamatan Pamulang, Selasa (11/1).
Meski begitu, dia berharap pasar murah yang digelar Pemkot Tangsel juga menjual berbagai macam barang-barang kebutuhan pokok yang saat ini harganya masih relatif tinggi.
"Mudah-mudahan di pasar murah ini bisa banyak sembako yang dijual murah. Untuk lokasi pasar murah juga bisa didekatkan ke permukiman warga. Kalau jauh, kita perlu ngongkos kan sama saja jadi tidak murah," ucap dia.
Advertisement
Warga lain, Misri (34) mengaku sangat senang dengan adanya gelaran pasar murah yang hanya menjual minyak goreng itu. Alasannya, minyak goreng tidak bisa dilepaskan dari kebutuhan konsumsinya sehari -hari.
"Minyak goreng buat keluarga saya jadi kebutuhan primer. Kebanyakan masak-masakan yang digoreng," ucapnya.
Dia pun berharap kenaikan harga yang terjadi sejak menjelang Natal tahun 2021 bisa segera turun dan kembali normal.
"Harapannya sih begitu (harga-harga normal lagi), paling enggak kalau ada pasar murah begini juga kita bisa beli lebih banyak. Pengennya batasan kuotanya ditambah, kalau dua liter buat urusan rumah tangga sangat sedikit," jelas dia.
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan mengaku, gelaran pasar murah untuk komoditas minyak goreng ini guna menstabilkan harga dan pasokan. Dia menerangkan, saat ini minyak goreng sudah cukup langka di Tangsel'.
"Yang pertama kita mulai dari yang paling langka dulu. Mungkin ada opsi lain, kita lihat stok dulu," ucap Pilar Saga Ichsan.
Dalam gelaran pasar murah minyak goreng itu, Pemerintah Kota Tangsel bekerja sama dengan pihak swasta menyiapkan 4.000 liter minyak goreng. Setiap warga hanya dibolehkan membeli dua liter kemasan minyak goreng seharga Rp14 ribu per liter.