Mensos sebut program e-Warong KUBE PKH agar masyarakat sejahtera
Merdeka.com - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan untuk bisa mewujudkan masyarakat yang mandiri dan mempunyai kecukupan ekonomi, maka masyarakat harus diajarkan untuk bisa membangun ekonominya sendiri melalui Program Keluarga Harapan non tunai.
"Penyaluran bantuan secara non tunai kepada masyarakat ini ditujukan agar mereka memiliki rekening di bank, maka dana PKH dari pemerintah juga bisa tidak diambil untuk ditabung dan akan bertambah banyak karena mendapatkan bunga," katanya, Jumat (9/9).
Penyaluran bantuan secara non tunai ini salah satunya diwujudkan dengan membentuk Elektronik Warung Gotong Royong (e-Warong) Kredit Usaha Bersama Program Keluarga Harapan (KUBE PKH) diluncurkan agar masyarakat miskin tidak terjerat dengan rentenir.
"Program e-Warong ini merupakan langkah awal kita untuk melayani masyarakat agar mereka lebih sejahtera," kata Khofifah.
Khofifah mengatakan program e-Warong KUBE PKH berada di bawah badan hukum Koperasi Masyarakat Indonesia Sejahtera (KMIS). Pengelolanya adalah anggota koperasi, yaitu para penerima beras sejahtera.
"E-Warong hanya melayani para pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan barang yang dijual lebih murah daripada harga pasaran. Karena itu, pemilik warung lainnya tidak perlu khawatir," tuturnya.
Barang-barang dengan harga murah yang dapat dibeli di e-Warong antara lain beras, gula pasir dan minyak goreng. Selain untuk membeli sembako murah, e-Warong juga bisa digunakan untuk mengambil dana Program Keluarga Harapan (PKH).
"Masyarakat miskin saat ini cukup memiliki satu kartu untuk semua. KKS ini juga memiliki rekening tabungan untuk penyaluran dana PKH. Selain di e-Warong, uangnya juga bisa diambil melalui ATM BRI, BTN, BNI dan Mandiri," katanya.
Pada tahap 3 ini bantuan disalurkan untuk 20.013 warga Lampung Timur dengan total nilai Rp 6,8 miliar. Khofifah mengatakan PKH tersebut disalurkan berupa dana komponen bidang pendidikan bagi anak SD sebesar Rp 450.000 per orang, anak SMP Rp 750.000 per orang dan anak SMA Rp 1 juta per orang.
Selanjutnya, untuk dana komponen bidang kesehatan ibu hamil dan balita Rp 1,2 juta per orang. Untuk diketahui, pencairan dana PKH dibagi menjadi 4 tahap. Pada tahap pertama sudah dicairkan dana komponen dan dana tetap pada April 2016 lalu.
Untuk tahap kedua dicairkan dana komponen sebesar Rp 6,8 miliar mulai tanggal 24 hingga 28 Juli 2016 lalu. Pada tahap II lalu, dana PKH disalurkan kepada 20.047 keluarga. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya