Menko Luhut Sebut Vaksinasi Lansia Meningkat dan PON Papua Terkendali

"Follow up hasil minggu ini syarat minimum penurunan level PPKM dari 3 ke 2 sejak 13 September mampu mendongkrak vaksinasi lansia secara signifikan, vaksinasi dosis satu sampai 40 persen per 10 Oktober, itu baik 8 persen sejak 13 September," kata Luhut.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Menko Luhut Sebut Vaksinasi Lansia Meningkat dan PON Papua Terkendali
Vaksinasi lansia di Banyuwangi. ©2021 Pemkab Banyuwangi

Menteri Koordinator Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengklaim kebijakan perpanjangan PPKM mendongkrak angka vaksinasi pada lansia untuk wilayah Jawa dan Bali. Tidak hanya itu, sejak 13 September 2021 terjadi penurunan level PPKM hampir merata di wilayah Jawa dan Bali dari level 3 ke level 2.

"Follow up hasil minggu ini syarat minimum penurunan level PPKM dari 3 ke 2 sejak 13 September mampu mendongkrak vaksinasi lansia secara signifikan, vaksinasi dosis satu sampai 40 persen per 10 Oktober, itu baik 8 persen sejak 13 September," kata Luhut dalam jumpa persnya, Senin (11/10).

Selain soal vaksinasi lansia, Luhut juga menyatakan tidak ada peningkatan kasus konfirmasi signifikan di Jawa dan Bali seiring terjadinya mobilitas gelaran PON di Papua. Menurut dia, hal itu dapat menjadi pembelajaran saat gelaran serupa kembali dihelat.

"Dalam penyelenggaraan PON tidak terjadi lonjakan kasus signifikan selama acara digelar. Pelaksanaan PON akan menjadi pembelajaran," ungkap Luhut.

Sebagai informasi, sampai hari ini yang terpapar Covid selama gelaran PON di Papua tercatat 80 orang. Luhut mengklaim, penanganan sudah dilakukan dengan cara terintegrasi. Sehingga tidak ada ledakan kasus yang terjadi.

"Ke depan kita dapat melakukan hal yang sama. Pemerintah akan mengeluarkan SE Satgas nomor 17 Tahun 2021 untuk mencegah terjadinya penyebaran kasus untuk seluruh panitia dan kontingen yang pulang ke daerah asal," tegas Luhut.

Reporter: M Radityo

Sumber: Liputn6.com

Halaman
Rekomendasi