Letusan Gunung Kelud, bencana membawa berkah

Reporter : Moch. Andriansyah | Sabtu, 15 Februari 2014 11:33




Letusan Gunung Kelud, bencana membawa berkah
Warga kumpulkan pasir muntahan Gunung Kelud. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Debu bekas material letusan Gunung Kelud, yang dimuntahkan pada Kamis malam lalu, ternyata bermanfaat bagi warga sekitar. Debu abu vulkanik yang mengotori tiga wilayah di sekitar gunung, yaitu Blitar, Kediri, dan Malang, dikumpulkan untuk bahan bangunan atau dijual.

Pemandangan ini terlihat di Kota Kediri. Salah satunya, dilakukan Kamdir, warga Desa Reco, Kecamatan Kendat, Kediri. Dia dan empat rekan sekampungnya, membersihkan debu yang berserakan di area jalan persawahan di Desa Reco.

Sejak pagi tadi, lima warga Desa Reco itu, mengumpulkan debu-debu ke atas truk. "Ini sudah dapat satu angkle truk. Nantinya mau saya gunakan sendiri di rumah," aku Kamdir, Sabtu (15/2).

Tak hanya digunakan untuk pribadi, yaitu untuk memperbaiki rumah mereka yang rusak akibat dihantam hujan debu bercampur kerikil pada Kamis malam, tapi pasir-pasir itu juga akan dijual jika ada yang mau membelinya.

"Kalau ada yang mau beli ya nggak apa-apa. Kalau dulu, waktu meletus tahun 2007, satu angkle truk dihargai Rp 400 ribu, sekarang ya nggak tahu, yang jelas lebih mahal lah," katanya.

Menurut kelima warga Reco ini, letusan Gunung Kelud, selain menjadi bencana, juga bermanfaat bagi warga sekitar.

"Ini juga berkah dari Gusti Allah. Pasir-pasir ini bisa dimanfaatkan warga sekitar. Ini juga rezeki yang patut disyukuri. Ya memang bencana, karena merusak rumah-rumah warga, tapi diganti sama Allah dengan pasir-pasir ini. Gratis dan bisa dijual buat tambahan renovasi," sahut salah satu rekan Kamdir.

Dari pantauan merdeka.com di lapangan, kelima orang ini memiliki peran masing-masing. Dua orang mengumpulkan pasir (debu vulkanik) yang berserakan di jalan dengan skrop, tiga lainnya mengangkutnya ke atas truk.

Seperti diketahui, pasca-erupsi Kamis malam lalu, beberapa warga terdampak, bergotong royong membersihkan atap rumah mereka masing-masing yang dipenuhi debu. Sebagian lagi ada yang menyiramnya dengan air, agar debu tidak beterbangan saat dilalui mobil.

Lainnya lagi membersihkan jalanan dan mengumpulkan material bekas muntahan Kelud teersebut, seperti yang dilakukan Kamdir Cs. Selain menguntungkan, membersihkan debu-debu yang berserakan itu, juga membantu para pengguna jalan, akan kembali merasa nyaman dalam berkendara.

[war]


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Terlalu kontroversial? Google prediksi anak takkan butuh sekolah
  • Ikut kirab 1 Suro, Vicky Shu ngaku cinta budaya
  • Produksi film, Marcella Zalianty tak suka pakai wajah lama
  • Front baru adu sengit Ahok dengan politikus Gerindra Taufik
  • Wih! para bintang AADC ke korea, untuk bikin proyek rahasia
  • Macam-macam ritual yang digelar memperingati malam satu suro
  • Chris - Gwyneth mesra lagi, Jennifer Lawrence pasang muka jutek
  • Jelang Halloween, patung Liberty bakal 'pakai' baju
  • Film 'Malam Satu Suro' Suzanna yang melegenda
  • Cerita video mesum 'Anak Ciwaru' yang gegerkan Sukabumi
  • SHOW MORE