Kuras uang milik turis Australia di ATM, pemilik money changer di Bali diciduk
Merdeka.com - Dua anggota jaringan pencurian kartu debit wisatawan asing, yakni I Nengah Winaya (28) dan I Made Juniarta (45) diringkus kepolisian Kuta Utara. Kapolsek Kuta Utara AKP Johannes Nainggolan, menyampaikan kedua tersangka tersebut ditangkap pada Jumat (19/10) lalu, di tempat yang berbeda.
Tersangka I Nengah Winaya diringkus di tempat usahanya Money Changer di Jalan Laksmana Banjar Taman, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung, Bali. Sedangkan tersangka I Made Juniarta digerebek di rumahnya di Jalan Mekar II, Banjar Mekarjaya, Kepaon, Denpasar Selatan.
"Terungkapnya kasus tersebut berdasarkan laporan korban bernama Stephen Anderson (61) asal Australia," ucap Johannes, Senin (22/10).
Awalnya korban yang menginap di salah satu hotel di Jalan Drupadi, Seminyak, Kuta, Badung, datang ke salah satu money changer di Jalan Laksaman Banjar Taman, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, menukarkan uang pada Selasa (16/10) lalu.
"Keesokan paginya, korban menerima pesan dari pihak bank melalui aplikasi banking di handphone-nya jika sedang melakukan transaksi sebesar Rp 22 juta. Setelah kartu debit-nya dilihat ternyata sudah tidak ada di dompet," imbuh dia.
Berdasarkan laporan Stephen, polisi dlakukan penyelidikan. Akhirnya yang dicurigai adalah pemilik money changer, yakni I Nengah Winaya. Pada Jumat sekitar pukul 14.00 tersangka dibekuk di tempat usahanya.
"Masih kami dalami terkait warga asing itu. Dari kedua tersangka kami amankan barang bukti uang Rp 5.900.000," ujar Kapolsek.
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya