Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kopassus santuni keluarga TNI AU korban perkelahian Rp 100 juta

Kopassus santuni keluarga TNI AU korban perkelahian Rp 100 juta HUT ke-63 Kopassus. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Komandan Jenderal (Danjen) Komando Pasukan Khusus, Mayjen TNI Doni Monardo turut berbelasungkawa atas meninggalnya anggota TNI Udara Serma Zulkifli pascaperkelahian dengan anggota Grup-2 Kopassus Kandang Menjangan, di Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Minggu (31/5) dini hari. Bahkan Danjen akan memberikan uang santunan Rp 100 juta kepada keluarga korban.

Berdasarkan informasi dari Dinas Penerangan Kopassus, Selasa (2/6) malam, uang santunan sebesar Rp 100 juta akan diberikan kepada istri almarhum Serma Zulkifli. Sedangkan korban yang masih dalam perawatan akan ditanggung sepenuhnya oleh Kopassus.

"Bagi korban yang saat ini di rawat di rumah sakit akan membantu biaya pengobatan sampai sembuh," kata Danjen Kopassus.

Dengan kejadian tersebut Danjen Kopassus menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh anggota TNI AU dan keluarganya. Sementara itu terkait kedatangan jenazah di bandara Halim Perdanakusuma, disambut Wadanjen Kopassus Brigjen TNI Santos G Matondang dan sejumlah staf.

Doni menyatakan menyesalkan kejadian. Dia berjanji akan memproses sesuai dengan hukum yang berlaku secara transparan dan tidak akan ditutup-tutupi.

Sebagaimana diketahui telah terjadi perkelahian pada hari Minggu (31/5) pukul 02.45 WIB di Bima Karaoke Kecamatan Grogol Kabupaten Sukoharjo antara oknum anggota Grup 2 Kopassus dengan anggota TNI AU Adisumarmo Solo yang mengakibatkan seorang meninggal dunia di rumah sakit dan 3 lainnya mengalami luka-luka.

Sebanyak lima anggata Grup 2 Kopassus yang diduga terlibat sudah diserahkan ke Denpom Solo guna diproses lebih lanjut.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP