Komisi V DPR, Menhub, Basarnas, dan KNKT Rapat Bahas Jatuhnya Lion Air JT610
Merdeka.com - Komisi V DPR menggelar rapat kerja dengan Menteri Perhubungan (Menhub), Basarnas, KNKT, dan BMKG di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/11). Agenda rapat membahas penanganan evakuasi pascakecelakaan Pesawat Lion Air JT-610.
"Hari ini kami Komisi V DPR melakukan rapat kerja dengan Menhub dan semua komponen stakeholder penerbangan nasional kita. Kita juga mengundang KNKT dan Basarnas, BMKG maskapai penerbangan tentu juga pihak maskapai Lion terkait dengan musibah jatuhnya JT 610," kata Ketua Komisi V Fary Djemi, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/11).
Fary menjelaskan, pihaknya ingin mendapat penjelasan langsung terkait evakuasi korban baik dari Basarnas maupun Menhub. Serta pembahasan rekomendasi KNKT terkait dunia penerbangan Indonesia.
"Ada beberapa tiga isu yang tentu nanti kita dalami. Pertama, kita sudah mendapatkan sekitar lima tahun terakhir Komisi mendapat data terhadap rekomendasi dari KNKT, rekomendasi KNKT dari tahun 2012 sampe 2014 untuk perbaikan penerbangan kita," ungkapnya.
"Jadi tentu nanti pasti kita minta penjelasan dari Pak Menteri berkaitan dengan hasil rekomendasi ya dari KNKT terhadap semua komponen penerbangan kita. Termasuk kemenhub, maskapai penerbangan, airnav dan sebagainya. Ada beberapa rekomendasi-rekomendasi yang masih belum ditindaklanjuti," sambungnya.
Kemudian, lanjut Fary, Komisi V juga akan membahas tren kenaikan jumlah kecelakaan dari tahun 2016 ke 2018.
"Saya kira dua hal itu yang kita akan fokus bahas sehingga dalam rangka keselamatan keamanan penumpang itu menjadi prioritas dalam pembahasan kita," ucapnya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya