Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengaku baru pertama kali hadir di tengah-tengah satuan Brimob. Di hadapan pasukan Brimob, Tito mengatakan Brimob merupakan institusi penting bagi Polri."Ini kesempatan penting bagi saya setelah jadi Kapolri empat bulan, saya baru ini hadir di tengah-tengah prajurit Brimob. Menurut saya institusi ini penting secara emosional dan pribadi," kata Tito di Mako Brimob, Depok, Senin (31/10).Tito menambahkan, Brimob adalah pasukan pemukul dari militer Polri. Tito juga mengatakan jika negara membutuhkan kemampuan Brimob dalam berbagai hal.Semisal menekan kejahatan tinggi, kepentingan SARN terorisme, penanganan penjinakan bom sampai kepada hal-hal yang darurat untuk melaksanakan GAG, gerilya antigerilya. Termasuk, membantu anggota untuk menyusuri medan hutan dan gunung dengan kemampuan khususnya."Kita harap Brimob jadi tulang punggung utama untuk atasi persoalan keamanan di lingkup Polri, dan menangani masalah dihadapi Indonesia," ucap dia.Oleh karena itu, mantan Kapolda Metro Jaya ini berjanji akan mengembangkan satuan Brimob di sejumlah Polda baru. Di antaranya, Polda Papua Barat, Polda Sulawesi Barat (Sulbar) dan beberapa Polda baru lainnnya.Selain itu Tito juga meminta Dankakor Irjen Murad Ismail memberikan penghargaan bagi anggotanya yang berprestasi. "Empat Komandan Brimob di Tinombala kita luluskan ikuti sesko TNI dan ikut Sespimptin," ujarnya."Yang lainnya juga demikian kita terus beri dukungan, dukungan anggaran, pengadaan alat kita beri dukungan. Dalam tahun ini cukup banyak lebih dari 1 M untuk pengembangan Brimob. Saya harap rekan-rekan bangga jadi bagian korps elite Polri ini," pungkas Tito.
Kapolri Tito harap Brimob jadi pasukan pukul dari militer Polri
"Kita harap Brimob jadi tulang punggung utama untuk atasi persoalan keamanan di lingkup Polri, dan menangani masalah dihadapi Indonesia," harap Tito.
Rekomendasi